Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Berawal dari Seember Benih, Lele Raksasa Kini Merajalela

Berawal dari Seember Benih, Lele Raksasa Kini Merajalela


Fino Yurio Kristo - detikInet

Lele raksasa
Lele raksasa Eropa. Foto: AS
Jakarta -

Tahun 1974, ahli biologi dan pemancing asal Jerman, Roland Lorkowsky, melepas ribuan benih ikan lele Wels (Silurus glanis) ke Waduk Mequinenza di Sungai Ebro, Spanyol. Tujuannya sederhana, menciptakan lokasi memancing kelas dunia dengan memperkenalkan salah satu ikan air tawar terbesar Eropa.

Hanya sedikit yang bisa memprediksi konsekuensi jangka panjangnya. Saat ini, ikan lele Wels menjadi salah satu predator dominan di banyak perairan Spanyol. Ahli konservasi menggambarkannya sebagai ancaman ekologis, sementara para pemancing melihatnya sebagai tangkapan paling bergengsi.

Awal tahun ini, para pemancing yakni Abel Monreal, Fernando Equiza, Santiago Ramirez, dan Oscar Gomara berhasil menangkap salah satu ikan lele Wels terbesar yang pernah ditangkap di Spanyol. Ikan tersebut panjangnya lebih dari 2,81 meter dan berat sekitar 130 kilogram setelah ditangkap di Sungai Ebro.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ikan lele Wels adalah ikan air tawar terbesar asli Eropa. Ikan ini dapat tumbuh hingga lebih 2,5 meter. Ada individu yang dilaporkan panjangnya melebihi 2,7 meter dan berat 200 kilogram. Ukuran besar, umur panjang, serta kemampuan berkembang biak di berbagai habitat menjadikannya salah satu predator air tawar tersukses Eropa.

Spesies ini merupakan pemangsa oportunistik, memakan hampir semua hal yang dapat ditelannya. Makanannya meliputi ikan, udang karang, katak, burung air, bahkan mamalia kecil yang terlalu berani mendekat ke tepi air. Ikan dewasa diperkirakan mengonsumsi sekitar 5% berat badannya setiap hari.

ADVERTISEMENT

Lima dekade terakhir, ikan lele Wels menyebar ke sebagian besar lembah Sungai Ebro serta ke berbagai sungai dan waduk lain di Spanyol. Dikutip detikINET dari AS, mereka membentuk populasi mandiri yang kini dianggap hampir mustahil dimusnahkan.

Carlos Fernandez Delgado, profesor zoologi di Universitas Cordoba, menggambarkan spesies ini bom waktu ekologis karena ekosistem air tawar asli di sana tidak berevolusi berdampingan dengan predator sebesar ini.

Ahli mengatakan membasmi mereka sudah tidak lagi realistis. Lima puluh tahun setelah seember benih ikan dituang ke dalam waduk, ikan lele Wels terus mendominasi perairan tempat di mana ia seharusnya tidak pernah ada.

Warga Amerika telah mengalami masalah ekologis serupa akibat ikan sejenis. Mungkin contoh yang paling terkenal adalah karper invasif. Beberapa spesies diimpor ke Amerika Serikat tahun 1970-an untuk akuakultur dan pengolahan air limbah, sebelum akhirnya terlepas ke sistem Sungai Mississippi saat terjadi banjir.

Puluhan tahun kemudian, mereka menyebar ke sebagian besar jaringan sungai terbesar di negara tersebut, bersaing dengan ikan asli untuk makanan serta habitat, dan sangat sulit dikendalikan. Berbagai badan federal AS kini menganggapnya sebagai salah satu ancaman terbesar bagi ekosistem air tawar.

Contoh terkenal lainnya adalah ikan gabus utara, predator asli Asia yang dilepaskan secara ilegal ke perairan AS. Setelah berhasil berkembang biak, ikan ini membangun populasi di beberapa negara bagian dan menjadi salah satu spesies invasif yang paling diawasi di Amerika.



(fyk/fay)




Hide Ads