×
Ad

Indonesia Tak Dapat Gerhana Matahari Total, Bisa Nonton Meteor Perseid

Rachmatunnisa - detikInet
Rabu, 12 Agu 2026 17:43 WIB
Ilustrasi hujan meteor. Foto: REUTERS/Darrin Zammit Lupi
Jakarta -

Indonesia tidak bisa menyaksikan gerhana Matahari total (GMT) 12 Agustus secara langsung. Namun, jangan kecewa. Pada malam yang sama hingga dini hari berikutnya, langit Indonesia punya tontonan lain, hujan meteor Perseid. Kondisi tahun ini bahkan sangat ideal karena cahaya Bulan nyaris tidak mengganggu.

Langit Indonesia akan dihiasi hujan meteor Perseid pada dini hari 13 Agustus 2026. Fenomena tahunan ini menjadi salah satu hujan meteor yang paling dinantikan karena meteor-meteornya dikenal terang dan dapat terlihat tanpa bantuan teleskop.

Tahun ini, kondisi pengamatan Perseid juga tergolong sangat baik. Puncaknya bertepatan dengan fase Bulan Baru, sehingga cahaya Bulan tidak akan mengganggu pandangan ke langit malam.

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyebut kondisi tersebut membuat langit menjadi lebih gelap dan pengamatan meteor lebih optimal. Profesor Thomas Djamaluddin, Profesor Riset Astronomi dan Astrofisika Pusat Riset Antariksa BRIN, menjelaskan bahwa hujan meteor Perseid terjadi ketika Bumi melintasi sisa debu dari sebuah komet.

"Setiap tahun, Bumi berpapasan dengan sisa debu komet sehingga terjadi fenomena hujan meteor yang memiliki arah dan waktu kemunculan yang tetap setiap tahun. Hujan meteor Perseid tergolong hujan meteor yang kuat sehingga menarik minat para penggemar astronomi," ujarnya seperti dikutip dari unggahan di akun Instagram BRIN.



Simak Video "Video: Cuaca Jadi Kendala Paling Sering Ditemui dalam Pengamatan Astronomi"


(rns/fay)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork