Tom Rahill menjuarai Florida Python Challenge 2026, lomba tahunan berburu piton Burma di Florida yang dianggap hama. Lebih dari dua dekade, Rahill yang mantan pengusaha teknologi informasi ini menyingkirkan ular itu dari Florida Selatan, awalnya sebagai sukarelawan dan kini kontraktor untuk South Florida Water Management District.
Pria berusia 69 tahun itu bersemangat membuktikan keahliannya terlepas dari sakit punggung, cedera lutut, dan operasi pinggul yang baru saja dijalaninya. Tahun ini, Rahill punya senjata rahasia. Ia dan rekan berburunya mengendarai sepeda listrik jauh ke bagian terdalam Everglades National Park yang rumit.
Ini adalah pertama kalinya ia menggunakan sepeda listrik dalam perburuan, menyusuri rute di sepanjang jalan hutan tua yang telah ditutup. Dengan bantuan sepeda itu yang memudahkan perjalanannya, dia menang hadiah utama USD 10.000 (Rp 179 juta) karena berhasil menangkap ular terbanyak yaitu 96 ekor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya hanya bisa berburu selama sehari penuh. Postur saya sudah bungkuk. Saya sudah merencanakannya selama berbulan-bulan," kata Rahill yang memang sudah tidak muda lagi, dikutip detikNET dari Naples News.
Rahill mendirikan organisasi nirlaba Swamp Apes tahun 2008 untuk mengajak para veteran dan petugas tanggap darurat berpetualang luar ruangan, termasuk berburu piton.
Ia berhasil menemukan sarang yang dipenuhi bayi-bayi ular yang menggeliat keluar dari telur. Rahill dan rekannya memasukkannya ke kantong dengan cepat, lalu membungkusnya tiga lapis karena ular-ular itu merobek kain menggunakan gigi tajam yang biasa mereka gunakan untuk memecahkan cangkang telurnya.
Ada 98 telur. Dua di antaranya tidak menetas, menyisakan Rahill dengan 96 ular yang akhirnya memenangkannya hadiah utama. Rekannya, Rahm Levinson, memenangkan USD 1.000 untuk kategori piton terpanjang di divisi profesional.
Setelah kehebohan penangkapan tersebut, salah satu sepeda listrik berhenti berfungsi. Saat itu sudah mendekati tengah malam dan mereka harus membawa seekor ular raksasa beserta sekantong bayi ular. Pada akhirnya, mereka mendapatkan tumpangan truk untuk keluar dari sana.
Ada 907 peserta tahun ini, berasal dari 30 negara bagian, Kanada, dan Vietnam. Secara total, 280 piton Burma berhasil disingkirkan. Itu berarti tangkapan Rahill menyumbang sekitar 35%, yang menunjukkan betapa sulitnya tantangan dalam kontes tahun ini.
Pemenang kedua di kategori profesional, Christina Kraus, membawa 36 piton. Taylor Stanberry, yang memenangkan hadiah utama tahun 2025, meraih juara ketiga untuk jumlah piton terbanyak di kategori profesional dengan 34 ekor.
"Pekerjaan kami belum selesai. Setiap piton yang disingkirkan merupakan kemenangan satwa liar asli Florida," kata Koordinator FWC (Florida Fish and Wildlife Conservation Commission). Sarah Funk. Funk mengatakan sejak tahun 2000, lebih dari 28.000 piton disingkirkan dari Everglades melalui berbagai program.
(fyk/afr)