Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Basmi 96 Ular Piton, Pemburu Ini Bawa Pulang Rp 179 Juta

Basmi 96 Ular Piton, Pemburu Ini Bawa Pulang Rp 179 Juta


Fino Yurio Kristo - detikInet

Berburu piton
Kompetisi tangkap ular piton di Florida. Foto: Fox News
Florida -

Setiap tahun di Florida, diadakan kompetisi menangkap ular piton. Nah, pemenang kompetisi tahunan Florida Python Challenge tahun ini berhasil memburu dan membasmi 96 ekor ular sanca atau piton Burma (Burmese python) invasif dari Taman Nasional Everglades, sebagai bagian dari inisiatif untuk menekan populasi hewan itu.

Kompetisi ini mengajak para pemburu berpartisipasi selama 10 hari dalam menangkap dan mematikan secara manusiawi sebanyak mungkin ular invasif tersebut di delapan lokasi perburuan yang telah ditentukan. Pemenangnya berhak membawa pulang hadiah uang USD 10.000 atau sekitar Rp 179 juta.

Acara ini diselenggarakan Komisi Konservasi Ikan dan Satwa Liar Florida (FWC), Distrik Pengelolaan Air Florida Selatan, National Park Service, dan sejumlah lembaga terkait lainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikutip detikINET dari Guardian, kompetisi tahun ini menarik 907 peserta dari 30 negara bagian AS, serta dari Kanada dan Vietnam. Sang pemenang, Tom Rahill, mengumpulkan 96 piton Burma yang semuanya berasal dari Everglades.

ADVERTISEMENT

Berprofesi sebagai pemburu sanca, Rahill mendirikan organisasi bernama SwampApes di Broward County yang mengajak veteran perang pengidap PTSD untuk berburu ular sanca di Florida.

"Saya masuk lebih jauh ke dalam Glades dan saya menemukan 96 ular," ujarnya. Selama 10 hari pelaksanaan di bulan Juli, total 280 ekor ular berhasil disingkirkan. Sebelum kompetisi dimulai, sebanyak 1.400 ekor ular sanca dibasmi sepanjang tahun ini.

Kompetisi ini juga memberikan beberapa hadiah uang tunai lainnya, termasuk USD 1.000 untuk piton terpanjang yang berhasil ditangkap, yang tahun ini diraih oleh Rahm Levinson dengan tangkapan ular sekitar 5 meter.

Piton Burma adalah satwa asli Asia Tenggara yang merusak ekosistem Everglades sejak pertama kali ditemukan di sana tahun 1990-an. Mereka menggerogoti sumber daya alam dan memusnahkan sebagian besar satwa liar asli kawasan tersebut.

Predator puncak ini sangat sulit dideteksi, sehingga populasi mereka membengkak hingga mencapai jumlah yang perkiraan konservatifnya saja berada di angka puluhan ribu ekor.

Betina bertelur hingga puluhan bahkan kadang 100 butir per tahun. Meski banyak anak ular tak bertahan hingga dewasa, terdapat kekhawatiran mereka berkembang biak lebih cepat dari kemampuan manusia untuk menangkap. Karenanya, kompetisi tahunan ini sekarang diadakan selama musim menetas sebagai upaya untuk meningkatkan jumlah tangkapan.

Acara ini tercatat telah berhasil menyingkirkan lebih dari 1.600 ekor ular dari kawasan tersebut sejak tahun 2017. Jika digabungkan dengan tangkapan para kontraktor FWC yang berburu reptil ini sepanjang tahun, angkanya melonjak hingga lebih dari 19.000 ekor ular yang berhasil dibasmi sejak 2017.

Sarah Funck, koordinator program di FWC, menyampaikan tak ada solusi instan menyelesaikan invasi piton di Florida, tapi ia menegaskan membasmi seekor saja merupakan kemenangan bagi satwa liar asli Florida.



(fyk/fyk)






Hide Ads