×
Ad

Fosil 125 Juta Tahun Simpan Sel Kulit Utuh, Sebut Dinosaurus Mirip Landak

Rachmatunnisa - detikInet
Minggu, 02 Agu 2026 20:05 WIB
Foto: Alex Bian via ScienceDaily
Jakarta -

Fosil dinosaurus biasanya hanya menyisakan tulang. Namun, fosil seekor dinosaurus muda dari China membuat ilmuwan tercengang karena masih menyimpan struktur sel kulit hingga tingkat mikroskopis meski telah terkubur selama sekitar 125 juta tahun. Penemuan ini sekaligus mengungkap jenis duri berongga yang belum pernah ditemukan pada dinosaurus sebelumnya.

Dinosaurus baru itu diberi nama Haolong dongi. Fosilnya ditemukan di Formasi Yixian, Provinsi Liaoning, China timur laut. Kerangka sepanjang sekitar 2,45 meter itu berasal dari individu muda dan terawetkan dalam kondisi luar biasa, lengkap dengan kulit, sisik, serta duri-duri berongga yang tersebar di leher, punggung, dan sisi tubuhnya.

Penelitian yang dipublikasikan di jurnal Nature Ecology & Evolution ini menunjukkan struktur kulit tersebut masih mempertahankan detail hingga tingkat sel. Dengan menggunakan pemindaian sinar-X beresolusi tinggi, tomografi, dan analisis histologi, para peneliti menemukan bahwa dinding duri tidak tersusun dari tulang, melainkan jaringan kulit yang telah termineralisasi.

Di dalamnya, ilmuwan masih dapat membedakan lapisan kulit terluar yang mengeras (stratum corneum), beberapa lapisan epidermis, hingga sel-sel keratinosit yang bahkan masih memperlihatkan struktur yang ditafsirkan sebagai inti sel.

"Menemukan kulit dinosaurus yang terawetkan hingga tingkat sel merupakan sesuatu yang luar biasa. Ini memberi kita jendela untuk memahami biologi hewan-hewan tersebut pada tingkat yang sebelumnya tidak pernah kami bayangkan," kata paleontolog Pascal Godefroit, penulis senior studi ini, dikutip dari ScienceDaily, Minggu (2/8/2026).

Meski demikian, ilmuwan menegaskan bahwa sel yang terawetkan bukan berarti jaringan hidup atau DNA masih tersisa. Yang bertahan hanyalah salinan mineral dari struktur anatomi sel, bukan materi biologis yang masih aktif.

Duri Berongga Belum Pernah Ditemukan

Temuan paling mengejutkan adalah keberadaan duri-duri kulit berongga yang belum pernah tercatat pada dinosaurus mana pun. Selama ini ilmuwan telah menemukan proto-bulu pada sejumlah dinosaurus atau duri bersisik pada reptil modern. Namun, struktur milik Haolong dongi berbeda dari keduanya sehingga diduga berevolusi secara terpisah.

Sebagian besar duri hanya berukuran sekitar 2-7 milimeter, meski beberapa diperkirakan mencapai lebih dari 4 sentimeter. Bentuknya yang menyerupai duri landak membuat para peneliti menduga struktur tersebut berfungsi untuk menghalau predator. Namun, fungsi lain juga masih mungkin.

"Struktur ini kemungkinan berfungsi sebagai pertahanan terhadap predator, tetapi juga bisa berperan dalam mengatur suhu tubuh atau sebagai alat peraba," demikian penjelasan tim peneliti.

Selama lebih dari 200 tahun, kelompok dinosaurus pemakan tumbuhan Iguanodontia telah dipelajari para paleontolog. Akan tetapi, penemuan Haolong dongi menunjukkan kulit dinosaurus ternyata jauh lebih beragam daripada yang selama ini diperkirakan.

Karena spesimen yang ditemukan masih berusia muda, ilmuwan belum mengetahui apakah dinosaurus dewasa dari spesies yang sama juga memiliki duri berongga tersebut. Meski begitu, penemuan ini membuka peluang baru untuk mempelajari evolusi kulit dinosaurus hingga tingkat mikroskopis.

"Penemuan ini memberikan wawasan yang belum pernah ada sebelumnya mengenai mikroanatomi kulit dinosaurus non-burung dan menunjukkan bahwa evolusi kulit dinosaurus jauh lebih kompleks daripada yang diperkirakan," tulis tim peneliti dalam studinya.



Simak Video "Video: Paleontolog Temukan Fosil Dinosaurus yang Hidup 230 Juta Tahun Lalu"

(rns/hps)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork
InsertLive
Kamis, 01 Jan 1970 07:00 WIB