×
Ad

Bersih-bersih Bom Perang, Pekerja Temukan Kuil Kuno Berusia 2.500 Tahun

Rachmatunnisa - detikInet
Kamis, 16 Jul 2026 06:50 WIB
Foto: Soprintendenza ABAP per le province di Padova
Jakarta -

Proyek pembangunan jalan raya di Italia berubah menjadi penemuan arkeologi besar. Saat membersihkan sisa-sisa bom peninggalan perang sebelum konstruksi dimulai, para pekerja justru menemukan sebuah kompleks tempat suci (sanctuary) yang diperkirakan telah berdiri sejak abad ke-5 sebelum Masehi, atau sekitar 2.500 tahun lalu.

Penemuan tersebut terjadi di Ponso, sekitar 72 kilometer di barat daya Venesia. Saat itu, pekerja dari perusahaan Veneto Strade S.p.A. sedang membangun jalan baru yang menghubungkan Borgo Veneto dan Carceri. Sebelum alat berat mulai bekerja, tim terlebih dahulu melakukan pembersihan ranjau dan bom sisa Perang Dunia II. Di situlah artefak pertama ditemukan.

Temuan itu segera ditindaklanjuti oleh Italian Superintendency of Archaeology, Fine Arts and Landscape, yang kemudian melakukan penggalian lebih luas.

"Seiring berlanjutnya penggalian, muncul struktur fondasi besar berbentuk persegi panjang yang dapat diidentifikasi sebagai kuil, salah satunya memiliki ciri kuil peripteral yang dikelilingi deretan kolom di keempat sisinya," demikian pernyataan otoritas arkeologi Italia, seperti dikutip dari The New York Post.

Penggalian mengungkap fondasi bangunan monumental yang diyakini merupakan bagian dari kompleks keagamaan bangsa Veneti, masyarakat yang menghuni wilayah timur laut Italia sebelum dikuasai Romawi.

Selain fondasi kuil, arkeolog menemukan pecahan kolom batu, balok-balok bangunan, hingga sejumlah prasasti. Sebagian ditulis dalam bahasa Latin, tetapi banyak pula menggunakan aksara Venetik, bahasa kuno yang digunakan masyarakat Veneti sebelum masa Romawi. Beberapa batu berukir diketahui memiliki sifat votif, yakni dipersembahkan sebagai bagian dari ritual keagamaan.

"Sebagian batu berinskripsi tampaknya digunakan kembali sebagai bagian dari struktur lantai berpaving, sementara sebagian lainnya masih berada di posisi aslinya," kata otoritas arkeologi Italia.

Foto: Soprintendenza ABAP per le province di Padova

Yang menarik, situs tersebut tampaknya tidak ditinggalkan begitu saja ketika wilayah itu memasuki era Romawi.

Dari hasil penelitian sementara, para arkeolog menemukan bahwa lantai batu di kompleks itu kemungkinan dibangun sekitar abad pertama Masehi. Hal ini menunjukkan kawasan tersebut tetap dimanfaatkan meski fungsi maupun tradisi budayanya telah berubah.

"Situs ini tampaknya tetap memiliki fungsi penting pada masa Romawi, meskipun diwujudkan melalui bentuk dan kerangka budaya yang berbeda dibandingkan fase sebelumnya," tulis pernyataan resmi tersebut.

Para peneliti juga menduga salah satu cabang Sungai Adige pernah meluap dan membanjiri kawasan itu pada masa lampau. Meski demikian, bukti awal menunjukkan kompleks tersebut tidak ditinggalkan setelah banjir, melainkan terus digunakan selama beberapa abad.

Penemuan di Ponso menambah daftar temuan arkeologi penting di Italia dalam beberapa waktu terakhir. Sebelumnya, arkeolog menemukan nekropolis Zaman Besi berusia hampir 3.000 tahun di Trento, serta sisa-sisa kota Romawi kuno di dekat Via Appia, jalan bersejarah yang telah ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.

Para arkeolog kini masih melanjutkan penggalian untuk mengetahui ukuran sebenarnya dari kompleks keagamaan tersebut dan memahami peran pentingnya dalam kehidupan masyarakat Veneti sebelum wilayah itu berada di bawah kekuasaan Romawi.



Simak Video "Menuju dan Menikmati Keindahan Candi Sojiwan di Jawa Tengah"

(rns/rns)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork