Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Artemis II Baru Pulang, NASA Sudah Kebut Persiapan Artemis III

Artemis II Baru Pulang, NASA Sudah Kebut Persiapan Artemis III


Virgina Maulita Putri - detikInet

Artemis II
Foto: NASA
Jakarta -

Misi Artemis II yang membawa empat astronaut mengelilingi Bulan baru saja kembali ke Bumi pada Sabtu (11/4) pagi kemarin. Bahkan sebelum Artemis II tiba di Bumi, NASA sudah mengebut persiapan Artemis III.

Artemis III, yang dijadwalkan meluncur tahun 2027, akan membawa kapsul Orion dan awak astronaut ke luar angkasa menggunakan roket Space Launch System (SLS). Di orbit Bumi, Orion akan bertemu salah satu Human Landing System (HLS) untuk menguji kemampuan docking yang dibutuhkan untuk mendaratkan astronaut di permukaan Bulan.

Dalam konferensi pers misi Artemis II pada Selasa kemarin, Administrator NASA Jared Isaacman mengatakan para petinggi NASA telah berkumpul untuk membahas desain misi Artemis III. Proses seleksi awak astronaut juga kabarnya sudah dimulai, tapi NASA belum mengonfirmasi kabar tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita dapat menjalankan misi-misi yang mengubah dunia seperti Artemis II saat ini dan bersiap untuk misi-misi selanjutnya pada waktu yang bersamaan," kata Isaacman, seperti dikutip dari Gizmodo, Minggu (12/4/2026).

Artemis II adalah misi berawak pertama menggunakan kapsul Orion dan roket SLS. Meskipun toilet di kapsul Orion sempat mengalami masalah, perjalanan dan pendaratan wahana antariksa ini berjalan mulus.

ADVERTISEMENT

"Hal-hal yang perlu kita tingkatkan untuk Artemis III relatif kecil dan sifatnya bertahap, tidak membutuhkan perancangan ulang seluruh subsistem pesawat ruang angkasa secara menyeluruh," ujar Direktur Penerbangan NASA Rick Henfling dalam kesempatan yang sama.

Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi Artemis III adalah finalisasi desain misi. Menurut Isaacman, saat ini NASA sedang mempertimbangkan orbit rendah Bumi atau orbit tinggi Bumi untuk proses orbit awal karena dua skenario ini memiliki pro dan kontra sendiri.

Sekain itu, frekuensi peluncuran dari mitra penyedia HLS juga menjadi faktor penentu. Saat ini NASA sistem pendarat tersebut sedang dikembangkan oleh SpaceX dan Blue Origin.

SpaceX dan Blue Origin telah berlomba untuk menyelesaikan wakahan pendarat mereka sejak Oktober tahun lalu, ketika NASA membuka kembali kontrak HLS SpaceX karena penundaan yang signifikan.

Badan antariksa Amerika Serikat itu berharap dapat menguji Starship HLS buatan SpaceX dan Blue Moon Lander milik Blue Origin saat misi Artemis III. Pada akhirnya, hanya satu dari wahana ini yang akan dipilih untuk membawa astronaut ke permukaan Bulan untuk misi Artemis IV yang akan meluncur pada tahun 2028.

Starship HLS merupakan versi modifikasi dari upper stage Starship V3. Saat ini Starship HLS masih dalam tahap pengujian akhir dan rencananya akan diluncurkan perdana dalam 4-6 minggu ke depan.

Sementara itu, Isaacman mengatakan wahana pendarat Blue Moon Mark 1 milik Blue Origin sedang menyelesaikan pengujian ruang vakum di Johnson Space Center NASA di Houston.




(vmp/vmp)




Hide Ads