×
Ad

Pemukiman Manusia 13.500 Tahun Ditemukan di Gurun Arab Saudi

Rachmatunnisa - detikInet
Kamis, 19 Mar 2026 05:45 WIB
Foto: Gulf News
Jakarta -

Penemuan arkeologi besar datang dari Arab Saudi. Para ilmuwan menemukan jejak pemukiman manusia yang berusia sekitar 13.500 tahun di wilayah gurun utara negara tersebut.

Dilansir dari Gulf News, temuan ini diumumkan oleh Saudi Heritage Commission dan menjadi bukti kuat bahwa kawasan Arab utara sudah dihuni manusia sejak ribuan tahun lalu, jauh sebelum peradaban besar muncul.

Penelitian ini dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Nature dan berbasis pada penggalian di situs arkeologi Sahout, yang terletak di tepi selatan Gurun Nefud. Dipimpin oleh Dr. Abdullah Alsharekh, arkeolog dan peneliti yang terlibat dalam proyek eksplorasi tersebut. Ia menjelaskan bahwa lokasi ini memiliki posisi penting dalam memahami pergerakan manusia purba.

"Situs ini menempati posisi geografis strategis yang menghubungkan lingkungan gurun dengan jaringan permukiman," kata Dr. Abdullah Alsharekh, arkeolog sekaligus peneliti dalam studi tersebut.

Temuan ini memberi gambaran bagaimana manusia bermigrasi dan beradaptasi pada akhir Zaman Es hingga awal Holosen. Tim peneliti menemukan berbagai alat batu, termasuk Helwan bladelets, yang diduga digunakan untuk berburu.

Menurut Dr. Michael Petraglia, arkeolog dari Max Planck Institute for the Science of Human History yang turut terlibat dalam penelitian, artefak ini menunjukkan kemampuan teknis tinggi manusia saat itu.

"Artefak ini menunjukkan komunitas dengan kemampuan teknis maju yang mampu beradaptasi dengan lingkungan gurun yang keras," ujarnya.

Selain itu, ditemukan juga bukti permukiman yang lebih muda, sekitar 10.300 hingga 8.700 tahun lalu, dengan teknologi yang semakin berkembang. Analisis terhadap batu obsidian menunjukkan material tersebut berasal dari lokasi yang berjarak sekitar 190 km dari situs.

"Hal ini menandakan adanya sistem pertukaran atau mobilitas tinggi manusia pada masa itu," jelas Alsharekh.

Penemuan ini mengubah pandangan lama bahwa Semenanjung Arab hanya menjadi jalur migrasi manusia. Sebaliknya, wilayah ini terbukti menjadi tempat tinggal aktif dengan komunitas yang mampu bertahan di lingkungan ekstrem. Dengan temuan ini, Arab Saudi semakin dipandang sebagai salah satu wilayah penting dalam sejarah awal peradaban manusia.



Simak Video "Turis Belanda Coret-coret Dinding Bangunan Romawi Kuno di Italia"

(rns/rns)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork