×
Ad

Arkeolog Heran, Ada Kamp Militer Romawi Tersembunyi di Pegunungan Alpen

Rachmatunnisa - detikInet
Rabu, 18 Mar 2026 12:02 WIB
Pegunungan Alpen. Foto: AP/Matthias Schrader
Jakarta -

Para arkeolog menemukan kamp militer Romawi kuno yang tersembunyi di ketinggian sekitar lebih dari 2.100 mdpl di Pegunungan Alpen, Swiss. Kamp ini diperkirakan berusia sekitar 2.000 tahun dan memberi gambaran baru tentang bagaimana pasukan Romawi bergerak dan berperang di wilayah pegunungan ekstrem.

Temuan ini berada di koridor Colm la Runga, tidak jauh dari situs pertempuran Romawi kuno di daerah Crap Ses, wilayah Alpen timur Swiss. Para peneliti menemukan struktur tersebut setelah menganalisis data pemetaan medan menggunakan teknologi pemindaian laser.

Dikutip dari Popular Mechanics, Rabu (18/3/2026) kamp tersebut awalnya terdeteksi melalui teknologi LiDAR (Light Detection and Ranging), yaitu metode pemetaan menggunakan laser untuk membaca bentuk permukaan tanah secara detail.

Teknologi ini memungkinkan para ilmuwan melihat struktur buatan manusia yang sulit dikenali dari permukaan. Analisis data menunjukkan adanya benteng buatan di puncak bukit yang dilengkapi tiga parit pertahanan serta dinding dengan tanggul.

Situs ini menawarkan pemandangan luas ke empat lembah penting di sekitarnya serta jalur pegunungan Lenzerheide yang menjadi rute perjalanan penting pada masa kuno.

Posisi tersebut memberi keuntungan strategis bagi pasukan Romawi untuk mengawasi pergerakan musuh dari berbagai arah. Penggalian di area tersebut juga menemukan berbagai artefak militer, termasuk peluru ketapel dari timah yang memiliki cap Legiun Ketiga Romawi, serta paku sepatu khas tentara Romawi.

Artefak-artefak ini membantu para arkeolog memastikan bahwa lokasi tersebut memang digunakan oleh pasukan Romawi dan berkaitan dengan pertempuran di wilayah Crap Ses sekitar 2.000 tahun lalu.

Penemuan ini bermula ketika seorang relawan yang bekerja dalam proyek penelitian lanskap di kawasan tersebut melihat struktur medan yang tidak biasa pada 2023. Penelitian itu sendiri merupakan bagian dari proyek yang melibatkan University of Basel dan Graubünden Archaeological Service yang sejak 2021 mempelajari jejak pertempuran Romawi di Alpen.

Dalam pernyataan resmi otoritas arkeologi setempat disebutkan bahwa penemuan kamp militer ini merupakan temuan penting. "Penemuan sensasional kamp militer Romawi di Graubünden menunjukkan penelitian arkeologi di 'Swiss Romawi' masih menyimpan banyak kejutan," demikian pernyataan otoritas arkeologi setempat.

Temuan ini membantu para ilmuwan melacak jalur pergerakan tentara Romawi di wilayah Alpen di masa lalu. Dari analisis lokasi dan artefak, para peneliti memperkirakan pasukan Romawi bergerak dari wilayah Bergell, melintasi Septimer Pass, menuju area Tiefencastel, lalu terus ke lembah Sungai Rhine di Alpen.

Penemuan kamp militer di ketinggian ekstrem ini juga menunjukkan bahwa tentara Romawi mampu beroperasi di medan pegunungan yang sangat menantang, membuktikan kemampuan logistik dan strategi militer mereka jauh lebih canggih daripada yang sebelumnya diperkirakan.



Simak Video "Turis Belanda Coret-coret Dinding Bangunan Romawi Kuno di Italia"

(rns/fay)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork