BMKG Ungkap Sebab Gempa Bawean, Gegara Sesar Lokal di Laut Jawa

Panji Saputro - detikInet
Minggu, 24 Mar 2024 15:08 WIB
Ilustrasi Gempa. (Foto: Getty Images/iStockphoto/Petrovich9)
Jakarta -

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), mengungkapkan alasan terjadinya gempa yang mengguncang berulang kali di Bawean. Dalangnya ialah sesar lokal di Laut Jawa.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter, dua gempa bumi yang terjadi jenis kerak dangkal atau kita kenal shallow crust earth quake akibat aktivitas sesar aktif di dasar Laut Jawa," ujar Daryono, Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, dalam konferensi pers secara virtual seperti dilansir detikINET dari detikJatim, Minggu (24/3/2024).

Daryono menambahkan, sumber atau bentuk patahan gempa ini punya mekanisme pergerakan geser atau mendatar (strike-slip fault). Ia pun mengaku kaget dengan gempa bumi yang kali ini terjadi.

"Tentu saja ini sebuah kejadian luar biasa. Di mana, sesarnya belum terpetakan dengan kredibel," ungkapnya.

Serupa dengan BMKG, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), belum membocorkan nama sesar aktif yang menjadi pemicu gempa di Laut Jawa. Dalam keterangannya, PVMBG bilang berdasarkan pola struktur geologi Pulau Jawa, diperkirakan terdapat sesar berarah relatif timur laut-barat daya yang merupakan Pola Meratus.

"Sesar pada Pola Meratus ini merupakan sesar tua (Pra Tersier hingga Tersier) dan diperkirakan mengalami reaktivasi," ujar PMVMBG.

Daryono menyampaikan gempa pertama terjadi pukul 11.22 WIB berkekuatan M 5,9 dengan kedalaman 10 km dan episenter 574 LS - 112.32 BT. Untuk lokasinya di laut, 37 km arah barat Pulau Bawean.

Lalu gempa kedua terjadi pukul 15.52 WIB. Kekuatan gempanya M 6,5 dengan kedalaman 12 km dan episenter 5,92 LS - 112,35 BT, yang mana lokasinya ada di laut 35 km arah barat Pulau Bawean.

Hasil pengamatan BMKG, hingga Hari Jumat malam pukul 20.00 WIB, sudah terjadi 64 kali aktivitas gempa dengan magnitudo M,27 hingga M 6,5. Nah walaupun bencana alam ini berada di dasar laut, Daryono menegaskan tidak akan menyebabkan Tsunami.

Gempa bumi ini tak cuma dirasakan orang-orang yang tinggal di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Getarannya turut menyambangi Madura, Banjarmasin, dan Balikpapan.

Sedangkan guncangan terparah terasa di Pulau Bawean, Gresik. Lantaran lokasi gempa berjarak sekitar 33 km barat pulai ini.



Simak Video "Video: Apakah Ada Hubungannya Gempa Bekasi dengan Aktivitas Sesar Lembang? "

(hps/fay)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork