Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Foto Scan Otak Orang yang Kecanduan Pornografi Ternyata Hoax

Foto Scan Otak Orang yang Kecanduan Pornografi Ternyata Hoax


Aisyah Kamaliah - detikInet

Brain SPECT.
Selama ini beredar foto yang diklaim sebagai scan otak orang yang kecanduan pornografi. Ternyata, narasi foto itu dikarang orang. Foto: via Medium
Jakarta -

Selama ini beredar foto yang diklaim sebagai scan otak orang yang kecanduan pornografi. Ternyata, narasi foto itu hanyalah karangan orang. Orang tersebut menggunakan foto single-photon emission computed tomography (SPECT) yang asal dia comot, kemudian dimodifikasi dengan warna dan diberi narasi menakutkan.

SPECT adalah tes pencitraan yang dapat memberikan gambaran saat darah mengalir ke jaringan dan organ. Scan ini dapat digunakan untuk mendiagnosis kejang, stroke, fraktur stres, infeksi, hingga tumor di tulang belakang.

Dalam gambar viral itu dinarasikan ada tiga bentuk otak, yang pertama otak orang normal, lalu ada otak orang pemakai heroin, dan ketiga otak orang yang mengonsumsi pornografi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melansir Medium, Jumat (5/5/2023) foto yang tersebar usut punya usut diambil dari studi SPECT study oleh Daniel Amen. Namun, scan tersebut tidak ada warnanya, sehingga bisa jadi warna yang ada dari foto yang beredar adalah hasil editan.

Brain SPECT.Brain SPECT. Foto: Amen et al. (2012) via Medium

Menurut penelusuran Medium, foto tersebut disalahgunakan menjadi 'bukti' bahaya kecanduan pornografi diviralkan oleh situs Conquer Series. Conquer Series ternyata malah jualan, mengklaim bisa membantu intervensi untuk terlepas dari jerat pornografi dengan metodenya sendiri.

ADVERTISEMENT

Secara singkat, gambar yang telah beredar luas sebagai bukti kecanduan pornografi ini ternyata tidak benar. Tidak ada yang bisa benar-benar membuktikan foto scan itu benar-benar diambil untuk studi kecanduan pornografi.




(ask/fay)







Hide Ads