Skenario Mengerikan Jika Bumi Mendadak Berhenti Berputar

Skenario Mengerikan Jika Bumi Mendadak Berhenti Berputar

ADVERTISEMENT

Skenario Mengerikan Jika Bumi Mendadak Berhenti Berputar

Aisyah Kamaliah - detikInet
Rabu, 25 Jan 2023 07:17 WIB
IN SPACE - In this handout provided by the National Aeronautics and Space Administration, Earth as seen from a distance of one million miles by a NASA scientific camera aboard the Deep Space Climate Observatory spacecraft on July 6, 2015. (Photo by NASA via Getty Images)
Prediksi jika Bumi berhenti berputar dan dampaknya pada manusia. Foto: NASA via Getty Images
Jakarta -

Sejak kita kecil, kita sudah mengetahui bahwa Bumi berputar. Revolusi dan rotasi. Revolusi adalah gerak perputaran Bumi mengitari Matahari, sedangkan rotasi merupakan perputaran Bumi pada porosnya.

Lalu apa dampaknya jika Bumi berhenti berputar alias berotasi? Sebenarnya, para ilmuwan meyakini akan sangat susah menghentikan perputaran Bumi. Bisa saja terjadi jika benda besar angkasa, seperti planet lain, menabrak Bumi. Tapi, kemungkinan besarnya Bumi akan tetap berputar atau berputar namun membalik arah rotasi.

Kalau kita mau berandai-andai Bumi berhenti berputar, yang terjadi ternyata sangat mengerikan. Melansir Space, Selasa (24/1/2023), ketika Bumi berhenti berputar, kita tidak akan tiba-tiba terlempar ke luar angkasa. Sebab, ada gravitasi yang masih menahan kita di permukaan Bumi.

Tentu akan ada perubahan besar jika Bumi berhenti berotasi namun masih berevolusi. Pertama, satu hari akan berjalan selama setengah tahun, begitu juga untuk malam hari. Ini pun berdampak para iklim Bumi.

Pada siang hari, Bumi akan terasa lebih panas. Sedangkan di malam hari, suhu Bumi akan turun beberapa derajat. Temperatur yang berbeda antara siang dan malam kemudian akan menyebabkan angin kuat. Angin juga akan bertiup dari daerah hangat di sekitar khatulistiwa ke daerah kutub yang dingin. Di Bumi yang berputar, hal ini tidak terjadi karena angin dibelokkan ke samping.

Selanjutnya, inti Bumi sebagian berupa besi cair. Ini memberikan Bumi gelombang magnetik yang bisa melindungi manusia dan makhluk lain dari radiasi. Nah, jika Bumi berhenti berputar, radiasi akan sampai ke permukaan Bumi dan membahayakan manusia. Burung-burung juga akan kesulitan untuk terbang karena sebagian dari mereka memanfaatkan gelombang magnetik sebagai penunjuk arah.

Terakhir, jika Bumi tidak berputar, langit malam akan selalu menampilkan konstelasi bintang yang sama.Itu karena kita akan selalu melihat ke luar angkasa dengan arah yang sama. Berbeda dengan sekarang yang memungkinkan kita melihat berbagai konstelasi yang berbeda-beda sepanjang tahun.



Simak Video "Mendengarkan Suara Terumbu Karang"
[Gambas:Video 20detik]
(ask/afr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT