Korsel Pamer Penampakan Spektakuler Bumi Ngintip di Balik Bulan

Korsel Pamer Penampakan Spektakuler Bumi Ngintip di Balik Bulan

ADVERTISEMENT

Korsel Pamer Penampakan Spektakuler Bumi Ngintip di Balik Bulan

Rachmatunnisa - detikInet
Jumat, 06 Jan 2023 06:15 WIB
Bumi Bulan
Bumi tampak dari permukaan Bulan. Foto: KARI
Jakarta -

Visual Bumi yang tampak terbit di belakang Bulan sabit membuat kita semua takjub ketika misi Artemis-1 NASA merilis gambar-gambar tersebut. NASA bukan satu-satunya yang punya gambar seperti ini, misi luar angkasa Danuri Korea Selatan (Korsel) juga punya.

Tak kalah menakjubkan dari misi Artemis-1, gambar yang dirilis dari misi Danuri Korsel memperlihatkan Bumi dari permukaan Bulan. Gambar-gambar itu adalah bagian dari bidikan autentikasi langit Bulan yang diambil menggunakan kamera resolusi tinggi (LUTI) yang dipasang di pesawat ruang angkasa.

Dikutip dari Science Alert, gambar tersebut mengungkapkan kawah besar di permukaan Bulan saat wahana Danuri turun. Kedua gambar tersebut diambil pada malam Natal dan 28 Desember 2022 dari ketinggian 344 km dan 124 kilometer di atas Bulan.

Bumi BulanBumi tampak dari permukaan Bulan. Foto: KARI

Misi Danuri, yang berarti menikmati Bulan dalam bahasa Korea, dikawal oleh Korea Aerospace Research Institute (KARI). Wahana Danuri akan melakukan observasi terbang di ketinggian 100 km di atas permukaan Bulan. Ini adalah misi bulan pertama Korsel yang baru-baru ini mengembangkan kemampuan peluncuran roket luar angkasa.

Misi ini menampilkan satelit berbentuk kotak bertenaga surya yang dirancang untuk meluncur hanya 100 kilometer di atas permukaan Bulan, di mana ia akan mengumpulkan data geologis dan lainnya setidaknya selama satu tahun dari orbit kutub rendah ini.

Dibangun dengan biaya hampir USD 180 juta, pesawat ruang angkasa Danuri membawa enam instrumen sains, termasuk kamera untuk NASA. Danuri dirancang bisa mengintip ke wilayah bayangan permanen Bulan dan kawah berisi es di kutub Bulan.

Danuri diluncurkan menggunakan roket SpaceX Falcon-9 pada awal Agustus 2022 dan menggunakan gravitasi Matahari dan Bumi untuk melakukan perjalanan ke Bulan. Wahana seberat 678 kilogram ini diperkirakan memiliki masa hidup satu tahun mengelilingi Bulan dan akan mengorbit dalam orbit melingkar pada ketinggian 100 km dan sudut kemiringan 90 derajat.



Simak Video "China Kebut Fase Keempat Proyek Eksplorasi Bulan"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/rns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT