Fakta Ilmiah tentang Air Zamzam

ADVERTISEMENT

Fakta Ilmiah tentang Air Zamzam

Rachmatunnisa - detikInet
Rabu, 13 Jul 2022 07:45 WIB
Jakarta -

Salah satu keajaiban air zamzam adalah, tidak mengering di gurun pasir Makkah yang panas dan kering. Kemunculan sumur zamzam itu sendiri mengarah pada fondasi pemukiman lembah di Makkah.

Air zamzam memiliki arti yang signifikan bagi umat Islam. Jutaan peziarah membawanya ke negara asal mereka karena zamzam penuh keberkahan.

Zamzam berbeda dengan air alami dari segi kandungan mineral dan fitur radiologinya, sehingga punya khasiat menyembuhkan banyak penyakit. Berikut ini fakta-fakta ilmiah air zamzam, dirangkum dari berbagai sumber.

Tidak ada pertumbuhan biologis

Sumur zamzam sudah sangat tua, berumur lebih dari 4.000 tahun. Air ini muncul ketika istri Nabi Ibrahim, Siti Hajar, putus asa mencari sumber air bersama putranya Ismail. Secara ajaib, mata air zamzam keluar saat Nabi Ismail menangis karena kehausan di padang pasir.

Terlepas dari kenyataan bahwa sumur zamzam sudah sangat tua, uniknya tidak ada pertumbuhan biologis seperti ganggang atau partikel jamur di dalamnya.

Kaya mineral

Keragaman mineral yang terkandung dalam satu tetes air zamzam tidak dapat ditemukan di setetes air pun dari tempat lain di Bumi, sehingga membuat air dari sumur zamzam tidak hanya suci tetapi juga unik dan sehat.

Kemurnian air zamzam

Kualitas air zamzam dan kemurniannya tidak dapat diubah bahkan setelah dicampurkan sejumlah bahan kimia dan mencoba mengubah komposisinya. Oleh karena itu, kemurnian air zamzam tidak hanya sangat bermanfaat bagi tubuh manusia, tetapi juga merupakan sebuah keajaiban.

Komposisi air zamzam

Ada 34 unsur yang diketahui dalam air zamzam antara lain: kalsium (Ca), magnesium (Mg), natrium (Na) dan klorida (Cl) dalam konsentrasi yang lebih tinggi daripada air alami. Kemudian ada unsur antimon (Sb), berilium (Be), bismut (Bi), brom (Br), kobalt (Co), yodium (I), dan molibdenum (Mo) kurang dari 0,01 ppm. Jejak kromium (Cr), mangan (Mn), dan titanium (Ti) juga terlihat dalam air zamzam.

Sebuah studi hidrokimia memperlihatkan, air zamzam adalah air natrium klorida yang berasal dari meteorit. Keajaiban lain adalah bahwa jumlah empat unsur berbahaya, arsenik (As), kadmium (Cd), timbal (Pb), dan selenium (Se), berada di bawah tingkat risiko untuk diminum manusia.

Artinya, meskipun memiliki kandungan yang biasanya dianggap berbahaya, zamzam secara ajaib masih aman dan sehat untuk kita minum. Tingginya kadar Kalsium dalam air zamzam juga membuatnya lebih baik untuk dikonsumsi manusia.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT