China Terbangkan Lagi Astronaut, Ngebut Bangun Stasiun Antariksa

ADVERTISEMENT

China Terbangkan Lagi Astronaut, Ngebut Bangun Stasiun Antariksa

Rachmatunnisa - detikInet
Senin, 06 Jun 2022 08:49 WIB
Stasiun luar angkasa China
Foto: Tang Hangbo/China Manned Space Engineering Office
Jakarta -

China akan meluncurkan tiga astronaut dengan pesawat ruang angkasa pada hari Minggu (5/6/2022) waktu setempat dalam misi selama enam bulan untuk menyelesaikan pembangunan stasiun luar angkasa mereka.

Astronaut Chen Dong, Liu Yang, dan Cai Xuzhe akan melakukan perjalanan dengan pesawat luar angkasa Shenzhou-14 yang akan berlabuh pada stasiun luar angkasa Tiangong, yang saat ini sedang dibangun. Shenzhou-14 akan diluncurkan dari Pusat Peluncuran Satelit Jiuquan di provinsi barat laut Gansu.

"Misi ini akan membangun stasiun luar angkasa menjadi laboratorium luar angkasa nasional," kata Lin Xiqiang, wakil direktur China Manned Space Agency (CMSA), dikutip dari Financial Express.

"Awak Shenzhou-14 akan bekerja dengan tim darat untuk menyelesaikan pertemuan, docking, dan transposisi dua modul lab dengan modul inti," sambungnya.

Mereka akan memasuki dua modul lab untuk pertama kalinya dan membantu membuat lingkungan yang cocok untuk mereka tinggal. Selain itu, mereka akan membuka dan memasang selusin lemari percobaan ilmiah di dua modul.

Ini adalah set ke-2 dari enam astronaut yang akan dikirim China untuk membangun stasiun luar angkasanya. Sebelumnya, tiga anggota awak astronaut China yang termasuk seorang wanita, kembali ke Bumi pada April lalu setelah menghabiskan rekor enam bulan membangun bagian-bagian penting dari stasiun ruang angkasa yang diharapkan siap pada tahun ini.

"Mereka telah menyelesaikan verifikasi teknologi kunci dari stasiun luar angkasanya," sebut CMSA.

Setelah siap, China akan menjadi satu-satunya negara yang memiliki stasiun luar angkasa, karena Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) Rusia merupakan proyek kerjasama beberapa negara.

China Space Station (CSS) juga diharapkan menjadi pesaing ISS yang dibangun oleh Rusia. Pengamat mengatakan, CSS mungkin menjadi satu-satunya stasiun luar angkasa yang tetap berada di orbit begitu ISS pensiun di tahun-tahun mendatang.

Pada bulan Februari, China meluncurkan rencana ambisius untuk industri luar angkasanya yang berkembang dan mencakup lebih dari 50 peluncuran luar angkasa, dan enam penerbangan luar angkasa berawak untuk menyelesaikan pembangunan stasiun luar angkasanya.

China Aerospace Science and Technology Corporation (CASC) mengatakan, China akan melakukan lebih dari 50 peluncuran ruang angkasa pada tahun 2022, mengirim lebih dari 140 pesawat ruang angkasa ke luar angkasa.

Chen yang akan menjadi komandan misi baru berpartisipasi dalam misi luar angkasa berawak Shenzhou-11, Liu adalah bagian dari misi Shenzhou-9, dan Cai adalah pendatang baru di luar angkasa. Misi Shenzhou-14 akan menyelesaikan pembangunan stasiun luar angkasa Tiangong, dengan struktur tiga modul dasar yang terdiri dari modul inti Tianhe dan modul lab Wentian dan Mengtian.

Selama berada di orbit, kru Shenzhou-14 akan menyaksikan dua modul lab, pesawat kargo Tianzhou-5 dan dermaga pesawat ruang angkasa berawak Shenzhou-15 dengan modul inti Tianhe.

Mereka akan berotasi dengan kru Shenzhou-15 di orbit, dan kembali ke lokasi pendaratan Dongfeng di Daerah Otonomi Mongolia Dalam China utara pada bulan Desember.

China mulai membangun stasiun luar angkasa tiga modulnya pada April 2021 dengan peluncuran Tianhe, yang pertama dan terbesar dari tiga modul stasiun tersebut.



Simak Video "China Gaspol Kirim 3 Astronaut Lagi pada Juni Mendatang"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/rns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT