Ilmuwan: Bersiap Potensi Perbedaan Kapan 1 Ramadhan 1443

ADVERTISEMENT

Ilmuwan: Bersiap Potensi Perbedaan Kapan 1 Ramadhan 1443

Aisyah Kamaliah - detikInet
Senin, 07 Mar 2022 17:51 WIB
Traditional ornamental arabic lantern with a burning candle in desert after sunset during blue hour. Festivel greeting card for Ramadan Kareem and Ramadan Mubarak. Dubai, UAE.
Ilmuwan: Bersiap Potensi Perbedaan Kapan 1 Ramadhan 1443 (Foto: iStock)
Jakarta -

Ilmuwan melihat adanya kemungkinan perbedaan awal Ramadhan atau 1 Ramadhan 1443. Ini pertama kalinya setelah enam tahun tidak ada perbedaan untuk menentukan awal puasa.

"Sudah 6 tahun (2015-2021) kita tidak mengalami perbedaan awal Ramadhan, Idul Fitri, dan Idul Adha," kata Prof Dr Thomas Djamaluddin, MSc, ahli astronomi dan astrofisika dari Pusat Riset Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) kepada detikINET, Senin (7/3/2022).

Dengan kriteria wujudul hilal, Muhammadiyah memutuskan 1 Ramadhan 1443 jatuh pada 2 April 2022. Namun dengan kriteria imkan rukyat (visibilitas hilal) sangat mungkin hilal tidak terlihat pada 1 April, sehingga awal Ramadhan 1443 pada sidang itsbat berpotensi untuk ditetapkan jatuh pada 3 April 2022.

[Gambas:Instagram]


Lebih lanjut, pada Takwim Standar (kalender Islam rujukan) oleh Kementerian Agama memang tercantum 1 Ramadhan 1443 = 2 April 2022 berdasarkan ketinggian bulan (dengan perhitungan lain) di Pelabuhan Ratu sedikit di atas 2 derajat. Dengan menggunakan kriteria lama, memang kondisi itu sudah dianggap masuk tanggal baru.

Tetapi, dengan perhitungan yang lebih akurat, misalnya dari Accurate Times, memang di kawasan barat Indonesia pun tinggi bulan pada 1 April 2021 umumnya di bawah 2 derajat. Ini adalah data hisab di Surabaya, Jakarta, dan Medan yang menunjukkan tinggi bulan (Topographic Moon Altitude) kurang dari 2 derajat.

Dalam blognya, tdjamaluddin.wordpress.com, Djamal menuliskan bahwa sejak awal 2022 Kementerian Agama mengadopsi Kriteria Baru MABIMS. Kriteria itu yaitu tinggi bulan minimal 3 derajat dan elongasi minimal 6,4 derajat.

Dengan kriteria baru tersebut, posisi bulan di wilayah Indonesia dan negara-negara Brunei Darussalam, Malaysia, dan Singapura (negara-negara MABIMS) belum memenuhi kriteria.

"Dengan kriteria baru MABIMS, pada 1 April posisi bulan tidak mungkin teramati. Jadi 1 Ramadhan 1443 = 3 April 2022," tegas Djamal.

*Anda kini bisa cek harga dan perbandingan smartphone terbaru di detikINET. Silakan klik DI SINI.



Simak Video "1 Ramadan Jatuh pada Hari Minggu, Netizen Ucapkan Selamat Berpuasa"
[Gambas:Video 20detik]
(ask/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT