Penjelasan Apa Itu Hilai Secara Ilmiah

Penjelasan Apa Itu Hilai Secara Ilmiah

Aisyah Kamaliah - detikInet
Senin, 12 Apr 2021 17:52 WIB
Teropong hilal. 
dikhy sasra/ilustrasi/detikfoto
Cara menentukan hilal dari pembahasan secara saintifik. (Foto: dikhy sasra/detikcom)
Jakarta -

Hiilal menjadi faktor penting dalam Sidang Isbat untuk penetapan awal Ramadan 2021. Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) memberikan penjelasannya mengenai penjelasan hilal secara saintifik.

Sebagaimana merangkum dari tulisan Prof Dr Thomas Djamaluddin, MSc, sebenarnya ia sudah banyak membahas mengenai hilal untuk menentukan awal bulan hijriah. Namun secara singkat dapat dikatakan hilal adalah bulan sabit yang tampak, yang merupakan fenomena rukyat (observasi). Tetapi ada juga ayat-ayat yang dengan tegas menyatakan bahwa manzilah-manzilah (termasuk manzilah soal hilal) bisa dihitung (hisab).

"Jadi, rukyat dan hisab setara, bisa saling menggantikan atau saling melengkapi. Tanda-tanda awal bulan yang berupa hilal bisa dilihat dengan mata (rukyat) dan bisa juga dihitung (hisab) berdasarkan rumusan keteraturan fase-fase Bulan dan data-data rukyat sebelumnya tentang kemungkinan hilal bisa dirukyat," tulis Thomas dalam blognya.

Ada banyak cara yang dipakai untuk menentukan hilal, yang lainnya adalah dengan sekadar hisab Bulan wujud di atas ufuk (wujudul hilal). Namun, Thomas mengaku tidak menemukan ayat yang tegas yang dapat menjelaskan soal wujudul hilal tersebut.

"Ada yang berpendapat isyarat wujudul hilal itu ada di dalam QS 36:40," tuturnya.

Lalu, bagaimana soal penentuan awal bulan dengan menggunakan tanda-tanda pasang air laut, bisa dibenarkan? Thomas mengatakan tidak. Pasang air laut memang dipengaruhi oleh Bulan dan Matahari. Pada saat bulan baru, pasang air laut maksimum. Tetapi, bulan baru belum berarti terlihatnya hilal. Lagi pula, pasang maksimum yang terjadi dua kali sehari tidak memberikan kepastian untuk menentukan awal bulannya.

"Terkait dengan hilal, secara sains, astronomi hanya mendefinisikan newmoon/ijtimak dan mengkaji soal prasyarat visibilitas/ketampakan bulan sabit (crescent). Newmoon selalu muncul pada almanak astronomi," ujar Thomas.

"Visibilitas bulan sabit (Lunar crescent visibility) sering muncul di jurnal astronomi. Untuk menilai suatu konsep saintifik atau tidak, mudah saja. Lihat/browsing jurnal dan buku-buku teks standar astronomi, apakah konsep itu dibahas atau tidak," tegasnya.



Simak Video "Melihat Persiapan Pemantauan Hilal di Pantai Pangandaran"
[Gambas:Video 20detik]
(ask/fay)