Aneka Teori Konspirasi Bentuk Bumi: Datar, Kotak, Berongga, Donat

ADVERTISEMENT

Aneka Teori Konspirasi Bentuk Bumi: Datar, Kotak, Berongga, Donat

Rachmatunnisa - detikInet
Minggu, 14 Nov 2021 05:45 WIB
bumi donat
Macam-macam Teori Konspirasi Bentuk Bumi: Datar, Kotak, Berongga, Donat. Foto: Twitter/dEarthSociety
Jakarta -

Bentuk Bumi yang secara ilmiah terbukti berbentuk bulat, masih belum memuaskan bagi sebagian orang. Ketidakpuasan ini memunculkan sejumlah teori.

Selain teori Bumi datar yang sudah sangat terkenal, jarang orang tahu bahwa ada beberapa konspirasi lain yang mengemukakan bentuk Bumi. Apa saja? Berikut ini macam-macam teori bentuk Bumi, dirangkum detikINET dari berbagai sumber, Minggu (14/11/2021).

Bumi Datar

Dalam teori ini, Bumi dinyatakan sebagai planet yang berbentuk seperti piringan. Antartika mengelilingi lautan dan daratan di tengah piringan.

Menariknya, para penganut Bumi datar percaya bahwa planet-planet berbentuk mirip bola. Padahal, proses pembentukan planet-planet di Tata Surya bisa dibilang mirip, hanya materialnya saja yang berbeda.

Bumi Kotak

Digagas oleh Prof Keith Loore, seorang pensiunan ilmuwan NASA. Bentuk Bumi yang ia lihat berdasarkan penelitian yang ia dalami ialah kotak. Sedangkan jika ditanya mana sudut-sudut Bumi? Maka jawabannya ialah deretan pegunungan yang menjulang tinggi ke cakrawala.

Pencetus Bumi kotak ini mempercayai bahwa Bumi tidak mungkin berbentuk bulat. Mengapa demikian? Karena bila bulat tanpa sudut, perputaran pada poros Bumi akan lebih cepat daripada umumnya (akibat dari sedikitnya gaya gesek Bumi dengan luar angkasa).

Perputaran yang sangat cepat ini tentu bisa mengakibatkan kehidupan di Bumi terlempar ke luar angkasa. Begitu juga dengan gesekan oksigen di atmosfer terhadap udara yang akan mengakibatkan radiasi nuklir dan menghanguskan dunia dalam hitungan detik.

Bumi Berongga

Teori ini mengemukakan bahwa pada dasarnya Bumi memiliki bentuk mirip bola juga, hanya saja ada rongga besar yang menembus planet ini.

Tak hanya di Bumi, teori itu pun berlaku untuk objek-objek antariksa seperti Bulan dan planet-planet lain di Tata Surya. Khusus untuk di Bumi, di dalam rongga tersebut ada para Nazi dan koloni bangsa Viking. Selain itu, terdapat 'Penjaga Bumi' yang memata-matai manusia dengan mengirim UFO untuk menghindari terjadinya perang nuklir.

Bumi Donat

Di 2018, seorang penganut Bumi datar mengemukakan teori konspirasi baru. Entah ini merupakan aksi pembelotan atau bukan, yang jelas, paham yang coba disebarkannya tak kalah aneh, Bumi berbentuk donat.

Dalam forum penganut Bumi datar, seorang bernama Varuag mengatakan bahwa planet ini berbentuk seperti donat. Ia pun sudah menyiapkan sejumlah teori untuk memperkuat pemikirannya itu.

Ia menyebutkan, lubang yang ada di tengah Bumi tidak bisa terlihat karena cahaya bergerak mengikuti kelengkungan dari Bumi donat. Lalu, bagaimana siang dan malam bisa terjadi?

"Nyalakan senter di atas meja. Lalu, taruh donat di sampingnya. Sisi yang mendapat cahaya dari senter adalah siang," katanya menjelaskan.

Dalam teorinya ini, planet ini juga membutuhkan waktu 24 jam untuk menyelesaikan satu putaran terhadap porosnya. Satu lagi yang cukup penting untuk ditanyakan, bagaimana soal kutub utara dan selatan?

"Tempatkan donat di sisi meja. Sisi yang mengenai meja adalah kutub selatan, sedangkan sisi satunya lagi adalah kutub utara," ucapnya dengan enteng.

Ada-ada saja...



Simak Video "Pertanyakan Bentuk Bumi, Astronaut Malaysia: Demi Allah Bumi Itu Bulat"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/asj)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT