Test IQ Paling Singkat di Dunia, Cuma 3 Soal Tapi Menjebak

Test IQ Paling Singkat di Dunia, Cuma 3 Soal Tapi Menjebak

Aisyah Kamaliah - detikInet
Minggu, 26 Sep 2021 16:00 WIB
Tes IQ Paling Singkat
Test IQ Paling Singkat di Dunia. Foto: detikHealth
Jakarta -

Test IQ ini paling singkat di dunia dan hanya terdiri dari tiga soal menjebak. Mahasiswa dari universitas bergengsi pun banyak yang salah menjawab. Wah, memangnya soalnya seperti apa sih dan seberapa sulit?

Pertanyaan ini dilakukan dalam sebuah studi tahun 2005. Responden adalah mahasiswa dari kampus bergengsi Harvard dan Yale. Kebanyakan gagal menjawab ketiga pertanyaan ini dengan benar. Hanya 17% yang mendapat nilai sempurna.

Apa pertanyaannya? Coba detikers kerjakan dengan cermat ya!

1. Sebuah pemukul dan sebuah bola harganya USD 1,10 secara total. Harga pemukulnya USD 1 lebih mahal daripada bola. Berapa harga bolanya?

2. Jika dibutuhkan 5 mesin dan 5 menit untuk membuat 5 widget, berapa lama waktu yang dibutuhkan 100 mesin untuk membuat 100 widget?

3. Di sebuah danau, ada sepetak bunga lili. Setiap hari, jumlahnya menjadi dua kali lipat. Jika diperlukan 48 hari agar petaknya menutupi seluruh danau, berapa lama hari yang dibutuhkan sampai petak bunga lili menutupi setengah danau?

Oke. Sudah pede dengan jawaban kamu, detikers? Yuk kita simak jawabannya di bawah ini, dan semoga benar semua, deh. Oh ya, jangan dibaca dulu atau scroll ke bawah jika masih ingin menebaknya ya.

Jawaban:

1. USD 0,05. Jika kamu menjawab 10 sen, pemukul dan bola itu akan berharga USD 1,20. bukan USD 1,10.

2. 5 menit. Diungkap dalam soal bahwa dibutuhkan 5 menit per 1 mesin widget untuk membuat 1 widget.

3. 47 hari. Ada yang terkecoh dengan menjawab 24 hari? Ingat kuncinya, petaknya berlipat ganda setiap harinya. Otomatis yang menutupi setengah danau akan menutupinya sepenuhnya hanya dalam satu hari. Kurangi satu hari dari 48 hari, dan kamu akan mendapatkan jawaban 47 hari.

Jadi, ada yang bisa menjawab semua soal dengan jawaban yang tepat? Kayaknya bisa nih jadi kandidat mahasiswa di Harvard.



Simak Video "WHO Minta Kerja Sama China untuk Studi Tahap Kedua"
[Gambas:Video 20detik]
(ask/ask)