Meteor Meledak di Langit Amerika, Kekuatannya 200 Kg TNT!

Meteor Meledak di Langit Amerika, Kekuatannya 200 Kg TNT!

Virgina Maulita Putri - detikInet
Rabu, 10 Mar 2021 12:15 WIB
Meteor meledak di langit Vermont, AS dengan kekuatan setara 200 kg TNT
Meteor Meledak di Langit AS dengan Kekuatan 200 Kg TNT Foto: WCAX
Jakarta -

Sebuah meteor melintasi langit malam negara bagian Vermont, Amerika Serikat pada Minggu (7/3) sebelum akhirnya meledak saat terbakar di atmosfer.

Dari ledakan tersebut, meteor itu diperkirakan memiliki diameter 15 cm dan berat 4,5 kg, atau setara dengan ukuran bola bowling. Tapi saat meledak di atmosfer, kekuatannya setara dengan ledakan 200 kg TNT, seperti dikutip dari Space, Rabu (10/3/2021).

Menurut pantauan NASA batu angkasa tersebut memasuki atmosfer dengan kecepatan sekitar 68.000 km/jam. Meteor tersebut muncul dari sebelah utara Vermont sekitar pukul 17.38 waktu setempat dan terlihat seperti bola api raksasa.

Stasiun berita lokal WCAX3 melaporkan saksi mata di Vermont mendengarkan suara ledakan yang keras dan getaran yang cukup kencang saat meteor melintas.

"Saya cukup beruntung untuk mendengar dan melihatnya dari Sungai Missisquoi di Missisquoi Wildlife Refuge di Swanson, VT, sesaat sebelum matahari terbenam," tulis Chris Hrotic di kolom komentar Facebook NASA tentang peristiwa tersebut.

"Tidak ada suara ledakan keras seperti yang dilaporkan orang lain, tapi suara sesuatu melintas dengan cepat yang membuat saya melihat ke atas di momen yang tepat. Itu sangat cerah dan benar-benar spektakuler," sambungnya.

Dari kolom komentar di postingan Facebook NASA, saksi mata yang berhasil melihat meteor ini tidak hanya berasal tapi Vermont. Meteor ini juga bisa dilihat sejauh Saratoga, New York di barat, Quebec, Kanada di utara, dan Watertown, Massachussets di timur.

NASA mengatakan meteor ini merupakan pecahan dari asteroid yang lebih besar. Gelombang kejut yang dilaporkan saksi mata merupakan hasil dari rekahan meteor yang terjadi karena tekanan atmosfer.

Saat meteor tersebut melintasi atmosfer hampir 55 kali lebih cepat dari kecepatan suara, tekanan terbentuk di bagian depannya dan ruang hampa terbentuk di bagian belakangnya. Akhirnya, tekanan dari perbedaan tersebut menyebabkan meteor meledak.



Simak Video "Batu Meteor Berdiameter 20 Cm Jatuh di Lampung"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fay)