Elon Musk Akan Uji Coba Tanam Chip di Otak Manusia Tahun Ini

Elon Musk Akan Uji Coba Tanam Chip di Otak Manusia Tahun Ini

Virgina Maulita Putri - detikInet
Sabtu, 06 Feb 2021 06:45 WIB
Tesla and SpaceX Chief Executive Officer Elon Musk hugs his brother Kimbal Musk during an event at the Vehicle Assembly Building on Saturday, May 23, 2020, at NASAs Kennedy Space Center in Cape Canaveral, Fla. The event occurred after a rocket ship designed and built by SpaceX lifted off on Saturday with two Americans on a history-making flight to the International Space Station. House Minority Leader Kevin McCarthy of Calif., applauds at right. (AP Photo/Alex Brandon)
Elon Musk Akan Uji Coba Tanam Chip di Otak Manusia Tahun Ini (Foto: AP/Alex Brandon)
Jakarta -

Startup Neuralink milik Elon Musk sudah membuat gebrakan dengan percobaan yang melibatkan babi dan monyet. Meski diklaim sudah menunjukkan hasil, eksperimen ini masih belum diuji coba langsung pada manusia.

Tapi itu sepertinya hal ini akan segera berubah. Lewat cuitan di akun Twitter pribadinya, Musk mengatakan ia berharap Neuralink bisa melakukan uji coba pada manusia pada tahun ini, seperti dikutip dari TechSpot, Sabtu (6/2/2021).

Kabar tersebut disampaikan CEO Tesla dan SpaceX ini untuk menjawab pertanyaan seorang follower-nya yang lumpuh dan ingin menjadi studi klinis Neuralink.

Musk menambahkan, sebelum bisa menguji coba teknologinya pada manusia, Neuralink harus bekerja keras untuk memastikan keamanan implan dan terus berkomunikasi dengan Food and Drug Administration (FDA) untuk mendapatkan persetujuan.

Saat didirikan pada tahun 2017, salah satu tujuan Neuralink adalah dengan menghubungkan otak manusia dengan mesin. Dengan teknologi tersebut, manusia bisa berinteraksi dengan mesin secara lebih cepat dan tidak tersaingi oleh kecerdasan buatan (AI).

Untuk kegunaan jangka pendek, Musk berharap teknologi ini bisa digunakan untuk membantu penderita lumpuh yang mengalami cedera otak atau tulang belakang untuk mengontrol mouse komputer atau ponsel hanya dengan berpikir.

Sedangkan untuk jangka panjang, pria berusia 49 tahun ini mengklaim Neuralink bisa membantu manusia saling berkomunikasi menggunakan telepati dan berada di dalam 'save state' setelah meninggal dunia agar bisa dimasukkan ke dalam robot atau manusia lainnya.

Baru-baru ini Musk mengungkap bahwa Neuralink berhasil menanamkan implan chip wireless ke otak seekor monyet yang kemudian berhasil memainkan game hanya dengan mengandalkan pikirannya.

Pada Agustus lalu, Neuralink juga mengadakan demonstrasi langsung yang menampilkan bagaimana mereka berhasil memprediksi pergerakan tiga ekor babi yang sudah dipasangi chip di otaknya.

Perbedaan utama antara kedua percobaan ini adalah chip di otak babi masih menggunakan kabel, sedangkan chip yang ditanam di otak monyet sudah wireless. Ini menunjukkan kemajuan yang signifikan jika Musk ingin segera menguji teknolog Neuralink di manusia.



Simak Video "Elon Musk dengan Kontroversi Bitcoin-Dogecoin di Twitter"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fay)