Di Bulan Ada Air, NASA Tertarik Bikin Markas di Sana

Kehidupan di Luar Bumi

Di Bulan Ada Air, NASA Tertarik Bikin Markas di Sana

Aisyah Kamaliah - detikInet
Minggu, 06 Des 2020 19:23 WIB
Ilustrasi Super Moon
Di Bulan Ada Air, NASA Tertarik Bikin Markas di Sana. Foto: Dikhy Sasra
Jakarta -

Setelah pencarian dan penunjang kehidupan di luar Bumi, NASA menemukan air di Bulan dan tertarik untuk membuat markas di sana. Sebelumnya, badan antariksa Amerika Serikat mengungkap bukti konklusif tentang temuan air di satu-satunya satelit alami Bumi.

"Deteksi molekul air yang tidak ambigu," begitu kata NASA sehingga mendorong mereka untuk membangun pangkalan di Bulan untuk eksplorasi ruang angkasa di masa mendatang.

Tujuannya adalah untuk memastikan keberlangsungan pangkalan tersebut dengan memanfaatkan sumber daya alam Bulan. Temuan itu telah dipublikasikan di dua laporan yang diterbitkan di jurnal Nature Astronomy.

Mengutip BBC News, Minggu (6/12/2020) temuan pertama keberadaan air di bulan berasal dari teleskop infra merah yang dikenal sebagai Sofia. Menggunakan teleskop infra merah, para peneliti menandai elemen dari molekul air.

Para peneliti memperkirakan molekul air itu tersimpan dalam gelembung kaca atau di antara butiran di permukaan bulan yang melindunginya dari lingkungan yang keras.

Dalam studi lain, para ilmuwan mencari area yang berada di bayangan Matahari secara permanen di mana air dapat ditangkap dan disimpan secara permanen. Mereka menemukan perangkap dingin ini di kedua kutub dan menyimpulkan bahwa sekitar 40.000 kilometer persegi permukaan bulan memiliki kemampuan memerangkap air.

NASA sendiri memiliki program Artemis yang tujuannya mengirim astronot pria dan wanita ke Bulan tahun 2024. Mereka ingin mempelajari Bulan sebagai titik transit antara Bumi dan Mars.

NASA juga rencananya akan mengirim astronaut ke Mars tahun 2030-an. Namun, mereka butuh titik transit untuk memudahkan perjalanan ke Mars, ketimbang penerbangan nonstop dari Bumi ke Mars. Terakhir NASA mengirim astronaut ke Bulan adalah Apollo 17 tahun 1972. Sejak itu, meskipun teknologi antariksa semakin canggih, belum pernah ada lagi misi mendaratkan astronot di Bulan.



Simak Video "Detik-detik Peluncuran Misi SpaceX ke Stasiun Luar Angkasa"
[Gambas:Video 20detik]
(ask/fay)