Gerhana Bulan Terakhir di 2020 Sajikan Pemandangan Suram

Gerhana Bulan Terakhir di 2020 Sajikan Pemandangan Suram

Tim - detikInet
Kamis, 26 Nov 2020 06:35 WIB
Fenomena gerhana bulan parsial terlihat di langit Lombok, Mataram, NTB, Rabu (17/7/2019). Fenomena bulan parsial ini terjadi karena titik orbit kesejajaran antara matahari, bumi dan bulan agak miring sehingga menampakkan bulan sebagian dengan bayangan umbra. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/wsj.
Gerhana Bulan. Foto: ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi
Jakarta -

Tahun 2020 tak terasa sudah memasuki masa-masa penghujung. Gerhana Bulan terakhir yang terjadi di tahun ini pun bakal segera tiba. Kapan waktunya?

Menurut penjelasan di situs resmi Lapan (Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional), fenomena yang disebut sebagai gerhana Bulan Penumbral Parsial itu bakal terjadi pada tanggal 30 November mendatang.

"Bulan November 2020 ditutup dengan gerhana Bulan Penumbral Parsial yang dimulai sejak pukul 14.29 WIB ingga pukul 18.55 WIB selama 4 jam 25 menit 52 detiik. Puncak gerhana terjadi pada pukul 16.42.49," sebut Lapan.

Hanya sebagian permukaan Bulan yang masuk ke dalam bayangan penumbra sehingga disebut gerhana Bulan Penumbra Parsial. Seluruh fase gerhana dapat disaksikan di wilayah termasuk Sulawesi Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua. Sementara wilayah Indonesia sisanya hanya dapat menyaksikan Bulan yang sudah tidak tertutup bayanan penumbra secara maksimal.

Lebih lanjut masih menurut Lapan, secara kasat mata gerhana Bulan Penumbra tampak nyaris sama sebagaimana bulan purnama. Akan tetapi bagi yang terlatih mengamati dengan seksama, maka sebenarnya permukaan Bulan akan tampak sedikit lebih redup atau suram ketika sebagian besar memasuki bayangan penumbra.

Keredupan akan tampak lebih jelas perbedaannya ketika dipotret menggunakan kamera dan dibantu dengan teleskop. Kondisi ideal adalah cuaca cerah, bebas polusi cahata dan penghalang medan pandang.

Menurut peneliti muda LAPAN, Rhorom Priyatikanto, Gerhana Bulan ini merupakan gerhana bulan terakhir di tahun 2020. "Bila Gerhana Bulan Pamungkas yang dimaksud adalah yang terakhir di tahun ini, maka gerhana tersebut akan terjadi tanggal 30 November 2020," kata Rhorom kepada CNNIndonesia.com

Fenomena gerhana Bulan ini juga dapat dilihat di mancanegara, seperti di Amerika Utara. Forbes menyebutkan sekitar 83% dari Bulan akan tampak kehilangan cahayanya alias lebih redup.



Simak Video "Fenomena Gerhana Bulan dan Purnama Awal Desember 2020"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fay)