Struktur Lapisan Bumi Dari Terdalam Hingga Terluar

Struktur Lapisan Bumi Dari Terdalam Hingga Terluar

Puti Yasmin - detikInet
Jumat, 06 Nov 2020 10:43 WIB
Inti Bumi
Struktur Lapisan Bumi Dari Terdalam Hingga Terluar (Foto: University of Maryland)
Jakarta -

Bumi tercipta atas beberapa lapisan. Setiap lapisan bumi memiliki tingkat ketebalan yang berbeda-beda sehingga makhluk hidup bisa tinggal di atasnya.

Berdasarkan teori tektonisme, lapisan bumi tersusun atas inti bumi, mantel bumi, dan kerak bumi. Seluruh urutan lapisan bumi layaknya telur, yakni cangkangnya ibarat kerak, putih telur sebagai mantel, dan kuning telur sebagai inti.

Berikut urutan dan pengertian lapisan bumi:

1. Inti Bumi

Bagian bumi paling dalam adalah inti bumi yang terbentuk dari material cair bertekanan sangat tinggi. Bagian ini terdiri dari dua bagian, yakni inti dalam yang berupa material padat dan inti luar yang berupa cairan.

Seperti yang dikutip dari Kemendikbud, inti luar memiliki ketebalan mencapai 2.000 km yang terdiri dari besi dan nikel cair dengan suhu 3.800° celcius.

Saat bumi berputar, inti luar ini berputar di atas inti dan menghasilkan medan magnet bumi yang sangat bermanfaat dalam kehidupan di bumi. Salah satu manfaat medan magnet bumi yaitu melindungi bumi dari pancaran panas radiasi ultraviolet sinar matahari.

Sementara inti dalam berbentuk lingkaran dengan diameter 2.700 km dengan suhu mencapai 6.000° celcius. Tekanan di lapisan inti ini sangat tinggi sehingga bahan inti ini tidak dapat meleleh atau bergerak.

2. Mantel Bumi

Lapisan bumi selanjutnya adalah astenosfer. Bagian ini memiliki tebal mencapai 2.900 km dengan suhu mencapai 3.700° celcius sehingga bentuknya sebagian cair-liat.

Lapisan ini merupakan yang terbesar, sebagian besar massa bumi atau sekitar 80% berada dalamnya. Secara umum lapisan selimut bumi terdiri atas 3 bagian, yaitu litosfer, astenosfer, dan mantel dalam (mesosfer).

Mantel bagian atas yang menjadi alas kulit bumi bersifat padat dan bersama dengan kulit bumi membentuk satu kesatuan yang dinamakan litosfer.

Tebal litosfer sekitar 50-100 Km. Lapisan ini bersuhu dingin. Litosfer membentuk lempeng-lempeng yang kaku, bergerak diatas astenosfer yang lebih cair.

Sedangkan astenosfer terbuat dari materi silikon dan magnesium ada bagian teratas. Sedangkan, pada bagian terbawah terdiri dari bebatuan solid dan tengahnya merupakan lapisan magma.

Tebal lapisan ini sekitar 130-160 Km. Astenosfer kaya dengan silisium, aluminium dan magnesium, dikenal dengan magma.

Bagian paling dalam dari mantel bumi disebut mesosfer. Lapisan ini merupakan lapisan batuan yang lebih berat dan tebal, kaya dengan silisium dan magnesium.

Mesosfer merupakan lapisan terbesar dari lapisan selubung bumi. Tebalnya sekitar 2400-2750 Km. Mesosfer lebih kaku dibandingkan astenosfer namun lebih kental dibandingkan litosfer.

3. Kerak Bumi

Bagian terluar dari lapisan bumi menjadi tempat berlangsungnya kehidupan. Lapisan ini memiliki ketebalan hingga 70 km dan terdiri lapisan tanah dan bebatuan.

Lapisan ini paling tipis dibandingkan dengan lapisan lainnya sekaligus menjadi tempat tinggal seluruh makhluk hidup di bumi.

Bagian ini memiliki dua jenis kerak, yakni kerak benua/daratan dan kerak samudra.

Selamat belajar tentang lapisan bumi!



Simak Video "Tips Jadi Guru yang Menginspirasi dari Pakar Pendidikan"
[Gambas:Video 20detik]
(pay/pal)