Danau Bawah Tanah Berisi Air Ditemukan di Mars

Danau Bawah Tanah Berisi Air Ditemukan di Mars

Virgina Maulita Putri - detikInet
Rabu, 30 Sep 2020 13:10 WIB
Planet Mars
Danau Bawah Tanah Berisi Air Ditemukan di Mars (Foto: NASA)
Jakarta -

Sisa-sisa air yang dulunya ada di permukaan Mars sepertinya sekarang tersembunyi di bawah tanah selama jutaan hingga miliaran tahun. Ilmuwan baru saja menemukan beberapa danau kecil berisi air yang tersembunyi di bawah permukaan kutub selatan Planet Merah.

Selama beberapa dekade, ilmuwan telah memperkirakan bahwa ada di bawah permukaan Mars tersimpan air. Pada tahun 2018, ilmuwan mendeteksi bukti adanya danau sepanjang 19 km yang tersembunyi di bawah 1,5 km es di kutub selatan Mars.

Saat itu, ilmuwan mengatakan bahwa meneliti sumber air ini bisa memberikan wawasan baru tentang kemungkinan adanya kehidupan di Mars. Tapi mereka justru memiliki lebih banyak pertanyaan dibandingkan jawaban tentang asal-usul, komposisi dan panjang usia danau dan air ini.

Dalam studi terbaru ini, ilmuwan menggunakan radar MARSIS untuk mempelajari lebih banyak tentang air tersembunyi ini. Radar tersebut merupakan salah satu instrumen yang dibawa oleh wahana antariksa Mars Express milik European Space Agency.

Dikutip detikINET dari Space, Rabu (30/9/2020) instrumen tersebut digunakan untuk memindai area seluas 250 x 300 km yang mengelilingi danau bawah tanah tersebut. Ilmuwan kemudian menganalisa data radar ini menggunakan teknik yang sebelumnya digunakan untuk mendeteksi danau di bawah gletser di Antartika.

Dalam studi yang diterbitkan di jurnal Nature Astronomy, tim ilmuwan memastikan adanya air di danau yang pernah diamati sebelumnya. Ukurannya diperkirakan seluas 20 x 30 km.

Ahli geofisika di Roma Tre University yang juga salah satu penulis studi ini, Elena Pettinelli mengatakan timnya tidak bisa mengatakan seberapa dalam danau ini karena gelombang radio MARSIS tidak bisa menembus air asin.

Selain satu danau besar, Pettinelli dan timnya mengidentifikasi tiga danau lainnya dengan ukuran sekitar 10 x 10 km. Danau-danau kecil ini dipisahkan dengan danau utamanya oleh barisan bebatuan kering.

Danau bawah tanah di kutub selatan Mars ditunjukkan dengan warna biruDanau bawah tanah di kutub selatan Mars ditunjukkan dengan warna biru Foto: Elena Pettinelli dkk/Nature

Ilmuwan menyimpulkan bahwa air di danau ini sangat asin. Kandungan air garam yang sangat tinggi bisa membuat air tetap dalam keadaan cair meski dalam kondisi gletser di kutub selatan Mars yang sangat dingin.

Pettinelli dan koleganya juga memiliki beberapa teori tentang terbentuknya danau ini. Mereka memperkirakan aktivitas geothermal mungkin melelehkan es di kutub untuk membentuk danau di bawah tanah.

Tapi penjelasan ini masuk akal ketika hanya ada satu badan air seperti itu. Sebaliknya, danau-danau ini mungkin terbentuk karena iklim global Mars yang lebih hangat di masa lalu.

"Ini adalah sistem air yang rumit, tidak hanya satu kolam. Ini menandakan bahwa kondisi yang menciptakan danau-danau ini mungkin lebih tersebar di area yang lebih luas, bahwa mungkin ada sistem lain seperti ini," kata Pettinelli.

Jika danau ini ternyata benar berasal dari sisa-sisa air di permukaan Mars, kemungkinan danau ini menjadi habitat yang bisa dihuni kehidupan. Tapi untuk meneliti bukti kehidupan seperti itu, ilmuwan harus mengebor es sedalam 1,5 km yang tidak bisa dilakukan dengan teknologi saat ini.

"Mungkin suatu hari misi ke kutub Mars dapat mengambil sampel permukaan di sana untuk melihat apakah kami dapat menemukan informasi yang menarik," pungkas Pettinelli.



Simak Video "Penampakan Mars yang Pancarkan Sinar UV"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fay)
Debat Capres AS