Kapal Titanic Tenggelam Mungkin Gara-gara Aurora Borealis

Kapal Titanic Tenggelam Mungkin Gara-gara Aurora Borealis

Virgina Maulita Putri - detikInet
Sabtu, 19 Sep 2020 05:45 WIB
kapal selam ke titanic
Aurora Borealis Mungkin Jadi Penyebab Tenggelamnya Titanic Foto: (Getty Images/CNN Travel)
Jakarta -

RMS Titanic menabrak gunung es pada 15 April 1912 dan tenggelam beberapa jam kemudian, menewaskan lebih dari seribu orang. Kini lebih dari seabad kemudian, ilmuwan memiliki teori baru tentang penyebab tenggelamnya kapal penumpang raksasa ini.

Seorang peneliti cuaca dan mantan programmer komputer, Mila Zinkova dalam studinya mengatakan Titanic sedikit keluar dari jalurnya dan menabrak gunung es, karena aurora borealis yang muncul pada malam nahas tersebut.

Dikutip detikINET dari Science Times, Sabtu (19/9/2020) Zinkova melakukan studinya berdasarkan pengakuan saksi mata dan korban selamat di malam itu. Ia berargumen bahwa badai geomagnetik yang terjadi mungkin cukup besar untuk mempengaruhi sistem navigasi Titanic secara signifikan.

Salah satu penumpang yang selamat dari insiden tersebut adalah penulis Lawrence Beesley yang mendeskripsikan aurora yang dilihatnya saat kapal tenggelam sebagai cahaya yang samar di langit di bagian kanan depan kapal.

Selain itu, seorang kru dari RMS Carpathia James Bisset mengatakan ia melihat aurora satu jam sebelum Titanic menabrak gunung es. RMS Carpathia adalah kapal penumpang yang turut membantu menyelamatkan korban selamat Titanic.

Dalam catatannya ia menulis bahwa cuaca terlihat tenang dan laut mulus tanpa angin. Saat itu langit terlihat cerah dan bintang-bintang bersinar sangat terang, tetapi tidak ada bulan, hanya aurora borealis yang terlihat dari ufuk utara.

Dari kesaksian tersebut, Zinkova mengatakan gangguan dari badai geomagnetik tersebut mungkin mengganggu transmisi radio antara Titanic dan kapal lain di sekitarnya, yang memblokir panggilan dan pesan darurat dari kapal yang tenggelam.

Tapi gangguan magnet ini juga mungkin dengan tidak sengaja mengimbangi kesalahan tersebut dengan mengirimkan posisi Titanic ke kapal lain, yang menuntun kapal penyelamat justru ke lokasi sekoci Titanic yang benar.

Gangguan cuaca luar angkasa ini juga mungkin mempengaruhi sistem navigasi di RMS Carpathia. Kapal tersebut menerima koordinat yang tidak sesuai yang kemudian menuntun mereka ke lokasi sekoci yang ditumpang penumpang Titanic.

Zinkova mengaitkan peristiwa ini dengan kesalahan dari kompas yang disebabkan oleh suar matahari (solar flare) dan mengatakan cahaya dari aurora berkontribusi dalam upaya penyelamatan karena RMS Carpathia berhasil menyelamatkan 705 orang yang selamat dan menumpang 20 sekoci Titanic.

Suar matahari yang kuat memang bisa mengakibatkan bahaya dan kerusakan yang signifikan. Salah satunya Carrington Event yang terjadi pada tahun 1859 di mana suar matahari yang sangat kuat mengganggu jaringan telegram di seluruh dunia.



Simak Video "Yuk Simak Proses Ilmiah Terbentuknya Aurora!"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fay)