Asal Nama Benua Sundaland dan Bagaimana Ia Tenggelam

Misteri Benua Sundaland

Asal Nama Benua Sundaland dan Bagaimana Ia Tenggelam

Fitraya Ramadhanny - detikInet
Sabtu, 15 Agu 2020 16:28 WIB
Benua Sundaland dan Sahul di Zaman Es
Benua Sundaland, wujud Indonesia di Zaman Es (detikcom)
Jakarta -

Ilmuwan bersepakat bahwa dahulu ada benua yang tenggelam di Indonesia. Namanya adalah Sundaland. Dari mana asal nama ini?

Ahli Paleontologi ITB, Profesor Yahdi Zaim mengatakan Sundaland adalah nama yang disepakati oleh komunitas ilmiah dunia. Menurut Yahdi, nama ini diberlkan oleh para peneliti Belanda.

"Jadi dulu para geografer dan ahli biologi Belanda yang kasih nama," kata Yahdi kepada detikINET, Sabtu (15/8/2020).

Argumen pastinya, Yahdi kurang jelas. Namun saat itu pusat pemerintahan kolonial Belanda ada di barat Jawa dan sudah ada penamaan Selat Sunda. Maka untuk menamai daratan yang muncul di Zaman Es, mengikuti dengan kata Sunda juga. Jadilah nama Sunda Shelf dan Sundaland.

"Sundaland itu menjadi ujung benua Asia," jelasnya.

Dalam penelusuran detikINET, Arnold HL Heeren dalam bukunya The Historic Research tahun 1846, mengatakan Sunda dan Jawa sudah dikenal sejak zaman Romawi Kuno. Bukan main! Adalah geografer Romawi bernama Claudius Ptolemy (100-170 Masehi) yang menulis ada tempat bernama Sinde (Sunda) dan Jabadia (Javan-Dwipa/Jawadwipa/Jawa) di wilayah bernama Aurea Chersonesus (Golden Peninsula).

Kemudian ada beberapa ilmuwan Belanda yang mulai meneliti Sundaland antara lain Gustaf Molengraff dan Reinout Willem van Bemmelen di paruh pertama abad ke-20. Bemmelen disebut-sebut yang pertama mengusulkan nama Sundaland di forum ilmiah. Sampai sekarang, semua penelitian multi disiplin bersepakat untuk menamai benua tenggelam di Indonesia ini sebagai Sundaland.

Benua Sundaland dan Sahul di Zaman EsBenua Sundaland Foto: (detikcom)
Benua Sundaland dan Sahul di Zaman EsBenua Sahul Foto: (detikcom)

Bagaimana akhirnya Sundaland bisa tenggelam? Yang jelas bukan mendadak tenggelam. Yahdi mengatakan, benua Sundaland tenggelam pelan-pelan dari 18 ribu tahun lalu pada masa Last Glacial ke masa Holocene sekitar 12.000 tahun silam. Itu semua akibat pemanasan global dimana permukaan air laut naik 20 mm/tahun. Benua Sundaland pun akhirnya tenggelam sepenuhnya, di masa Holocene 12 ribu tahun silam.

"Di awal Holocene sekitar 12.000 tahun yang lalu, muka laut berada sama dengan muka laut sekarang," kata dia.

Itulah akhir nasib dari Benua Sundaland. Yang tersisa adalah rangkaian pulau-pulau yang akhirnya menjadi negara Indonesia yang kini akan merayakan ulang tahun ke-75.



Simak Video "Kapal Perang di Lantamal VI Bunyikan Sirene di Perayaan Kemerdekaan"
[Gambas:Video 20detik]
(fay/asj)