Dinosaurus Punah Bukan Cuma karena Asteroid

Dinosaurus Punah Bukan Cuma karena Asteroid

Fitraya Ramadhanny - detikInet
Senin, 06 Jul 2020 06:00 WIB
Dinosaurus punah
Dinosaurus Punah Bukan Cuma Karena Asteroid (Foto: istimewa)
Jakarta -

Bukti-bukti terbaru menguatkan kalau dinosaurus punah karena asteroid. Namun, asteroid barulah awal dari rangkaian musibah yang menimpa dinosaurus.

Itulah kesimpulan dari riset berjudul 'Asteroid impact, not volcanism, caused the end-Cretaceous dinosaur extinction' yang diterbitkan oleh Proceeding of the National Academy of Sciences of the United States of America (PNAS). Bertindak sebagai ketua tim ilmuwan adalah Alfio Alezzandro Chiarenza.

Dilihat detikINET dari publikasi riset di PNAS, Senin (6/7/2020) tim ilmuwan mereka menghadirkan uji kuantitif kepunahan dinosaurus di zaman Creataceous. Mereka menghitung dampak tumbukan asteroid Chicxulub dengan kepunahan dinosaurus 66 juta tahun lalu.

Teori mereka membantah teori lain bahwa letusan skenario gunung berapi Deccan sebagai penyebab dinosaurus punah. Selama ini memang ada perdebatan, apakah dinosaurus punah karena letusan gunung berapi atau tumbukan asteroid.

"Kami mengkombinasikan data fosil dengan model iklim purba dan model kecocokan habitat untuk mengevaluasi kemampuan habitat dinosaurus setelah tumbukan asteroid dan skenario vulkanisme Deccan," kata tim ilmuwan.

Menurut tim ilmuwan, sebuah asteroid dengan diameter 10 km menubruk Bumi di Chicxulub yang sekarang adalah Teluk Meksiko pada 66 juta tahun lalu. Asteroid ini menghasilkan kawah dengan diameter 180-200 km.

Dilansir dari Science Alert, tumbukan asteroid ini setara ledakan 100 juta megaton dan menimbulkan mega tsunami ke semua pantai. Semua hewan langsung mati karena gelombang kejut dan thermal sampai jarak ribuan kilometer jauhnya.

Tapi itu barulah awal dari bencana. Tumbukan asteroid melepas karbon dalam jumlah banyak ke atmosfer dan menyebabkan musim dingin abadi beberapa puluh tahun lamanya. Akibatnya, 75 persen kehidupan di Bumi punah.

"Tumbukan asteroid menghasilkan musim dingin panjang yang menekan potensi habitat dinosaurus secara global," kata mereka.

Jadi menurut mereka, asteroid memang memicu kepunahan dinosaurus. Kemudian, musim dingin berkepanjangan menjadi penyebab tambahan yang memperparah kepunahan dinosaurus. Sedangkan, letusan gunung berapi berkepanjangan justru membantu Bumi memulihkan kehidupannya.

"Erupsi gunung berapi berkepanjangan malah memperbaiki keadaan, menahan dampak negatif dari tumbukan asteroid terhadap iklim dan ekosistem global," pungkas mereka dalam publikasi risetnya.



Simak Video "Ngeri! Ini Dia Beragam Teori tentang Kemusnahan Hidup di Muka Bumi"
[Gambas:Video 20detik]
(fay/afr)