Radiasi Misterius Landa Eropa, Dari Mana Asalnya?

Radiasi Misterius Landa Eropa, Dari Mana Asalnya?

Fino Yurio Kristo - detikInet
Senin, 29 Jun 2020 12:31 WIB
Pembangkit tenaga listrik nuklir Beznau di Swiss merupakan pembangkit tenaga nuklir tertua di dunia. Bagaimana rupanya?
Ilustrasi pembangkit nuklir. Foto: Istimewa
Jakarta -

Peningkatan misterius level radiasi terjadi di utara benua Eropa dan terdeteksi oleh beberapa negara. Sejauh ini, belum diketahui secara pasti dari mana asal anomali tersebut.

Lembaga keamanan nuklir dari Finlandia, Norwegia, dan Swedia telah mengumumkan deteksi peningkatan isotop radioaktif di kawasan Skandinavia dan beberapa area di Arktik.

Swedish Radiation Safety Authority menyebut tidak memungkinkan untuk mengetahui dengan pasti dari mana sumber radiasi itu. Namun otoritas Belanda yang menganalisis data dari negara-negara yang melaporkan, menyimpulkan bahwa radiasi itu berasal dari Rusia barat.

"Buatan manusia, namun lokasi spesifik sumber radiasi tidak bisa teridentifikasi karena terbatasnya angka pengukuran," sebut National Institute for Public Health and the Environment Belanda yang dikutip detikINET dari Independent.

Beruntung, peningkatan radiasi itu masih belum berbahaya bagi manusia walau cukup signifikan sehingga terdeteksi stasiun pengawasan. "Level yang terukur sangat rendah sehingga tidak menimbulkan bahaya bagi orang maupun lingkungan," sebut otoritas Swedia.

Otoritas Belanda kemudian mengkonfirmasi bahwa tidak bisa dipastikan sumber radiasi itu dari negara tertentu. Pihak Rusia juga membantah bahwa mereka ada sangkut pautnya dengan peningkatan radiasi ini.

Juru bicara Rosenergoatom, perusahaan energi nuklir Rusia, menyatakan dua pembangkit nuklir di wilayah yang kemungkinan jadi sumber radiasi beroperasi dengan normal. Level radiasinya pun biasa-biasa saja.

"Kedua stasiun tersebut berjalan dengan normal. Tidak ada komplain tentang operasi peralatannya," cetus pihak Rosenergoatom, membantah ada kebocoran radiasi.

bensu


Simak Video "Fukushima, Kota Terpapar Radiasi Nuklir di Jepang Dibuka"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fay)