Lilin dan Inovasi Ilmuwan Muslim Al Jazari

Lilin dan Inovasi Ilmuwan Muslim Al Jazari

Fitraya Ramadhanny - detikInet
Senin, 15 Jun 2020 06:02 WIB
Ilmuwan Muslim Ismail Al Jazari pelopor robotika
Ismail Al Jazari, perancang jam lilin dan pelopor robotika (Twitter)
Jakarta -

Lilin bukan cuma alat penerangan. Ilmuwan muslim berjasa membuat lilin jadi punya inovasi penting di Abad Pertengahan.

Ismail Al Jazari adalah ilmuwan Muslim yang hidup tahun 1136-1206. Dia lahir di Jazira, Mesopotamia Atas yang sekarang jadi wilayah Irak barat daya. Dia menjadi kepala insinyur di Istana Artuklu, Anatolia timur sebagai wilayah vassal di bawah Sultan Salahuddin dari Mesir.

Dihimpun detikINET dari berbagai sumber, Senin (15/6/2020) dia adalah seorang ahli matematika, insinyur mekanik, penemu, seniman dan pengrajin. Al Jazari adalah penulis Kitab fi Ma'rifat Al-Hiyal Al-Handasiya atau Book of Knowledge of Ingenious Mechanical Devices tahun 1206. Isinya adalah panduan rancangan 100 alat mekanik.


Salah satu temuannya adalah terkait dengan lilin. Lilin memang sudah lama dikenal bangsa Romawi, Yunani dan China sebagai alat penerangan yang dibuat memakai lemak hewan, sedangkan bangsa di Timur Tengah memakai minyak zaitun.

Namun lalu Al Jazari berinovasi dengan lilin dan menciptakan Jam Lilin atau Candle Clock. Jam lilin berfungsi bukan sebagai petunjuk waktu sehari-hari, tapi sebagai pengukur waktu, misalnya mengukur lama sebuah kejadian. Al Jazari bukan penemu pertama Jam Lilin, namun menurut sejarawan Inggris Donald Routledge Hill, dia adalah pencipta Jam Lilin terbaik.

Jam Lilin berwujud plakat dengan keterangan waktu yang memanjang dari atas ke bawah. Lalu ada tempat menyalakan lilin. Saat lilin terbakar, dia akan mengindikasinya periode waktu sudah yang berlalu.

Ilmuwan Muslim Ismail Al Jazari pelopor robotikaJam lilin rancangan Ismail Al Jazari Foto: (Twitter)


Dalam buku Mechanical Engineering in The Medieval Near East, Donald mengatakan Jam Lilin rancangan Al Jazari sangat sempurna. Bukan cuma ada petunjuk angka, tapi juga ada pengunci wadah lilin.

Di bawah wadah lilin itu ada lubang, sehingga lelehan lilin akan masuk ke sana lalu tertampung dalam wadah khusus yang mudah dilepas sehingga tidak mengganggu pembakaran.


Bagian bawah lilin bersandar pada piring dangkal yang memiliki cincin di sisinya dan terhubung melalui katrol ke penyeimbang. Saat lilin menyala, berat mendorongnya ke atas dengan kecepatan konstan.

Selain Jam Lilin, Al Jazari terkenal sebagai ilmuwan Muslim penemu toilet siram modern dan aneka jenis automaton seperti Elephant Clock, jam mekanik berbentuk gajah. Automaton adalah mesin yang bisa bergerak sendiri dan disebut sebagai cikal bakal teknologi robotika.



Simak Video "Kerajinan Lilin Relaksasi, Blitar"
[Gambas:Video 20detik]
(fay/afr)