Ilmuwan Temukan Kain yang Bisa Bunuh Virus Corona

Ilmuwan Temukan Kain yang Bisa Bunuh Virus Corona

Virgina Maulita Putri - detikInet
Selasa, 26 Mei 2020 19:14 WIB
London, January 26, 2020. People wearing a face masks to protecting themself because of epidemic in China. Selective Focus. Concept of coronavirus quarantine. MERS-Cov, middle East respiratory syndrome coronavirus, Novel coronavirus 2019-nCoV.
Ilmuwan Temukan Kain yang Bisa Bunuh Virus Corona (Foto: Powerofflowers)
Jakarta -

Ilmuwan dari Indiana University menemukan kain yang bisa membunuh virus Corona. Penemuan ini bisa mengubah bagaimana alat pelindung diri (APD) dibuat di masa depan.

Dikutip detikINET dari Forbes, Selasa (26/5/2020) kain ini bisa membunuh virus Corona yang bersentuhan dengan cara membuat medan listrik.

Riset ini merupakan bagian dari bidang kesehatan yang dikenal dengan nama 'electroceutical' atau gabungan dari elektrostatis dengan 'pharmaceuticals' atau obat-obatan. Electroceutical menggunakan medan listrik lemah yang tidak berbahaya bagi manusia untuk mengobati berbagai kondisi.

Penulis utama makalah ini dan Director Indiana Center for Regenerative Medicine and Engineering Chandan Sen menemukan bahwa virus Corona menggunakan kekuatan elektrostatis untuk menginfeksi. Dari temuan ini mereka juga ilmuwan juga percaya mereka telah mengembangkan kain yang bisa mengganggu kemampuan elektrokinetik virus.

Sen dan timnya telah menguji kain electroceutical yang terbuat dari poliester dengan lingkaran-lingkaran metal yang terbuat dari perak dan zinc.

Metal-metal tersebut bisa mengganggu kemampuan elektrokinetik virus Corona dan membuat virus tidak mampu menginfeksi hanya dalam waktu satu menit.

Cara kerja kain ini mirip dengan mengacak sinyal radio. Kain bisa menciptakan medan listrik menggunakan baterai microcell.

Ketika terpapar dengan kelembaban, medan listrik ini bisa menghentikan kekuatan elektrostatis yang dibutuhkan virus untuk menyebar. Medan listrik ini tidak berbahaya untuk manusia tapi bisa melawan kemampuan virus dan bakteri untuk menginfeksi.

Sen mengatakan temuan ini bisa mengubah APD di masa depan. Ketika tenaga medis melepas masker, mereka rawan terhadap virus Corona dalam periode singkat karena virus bisa menempel di bagian luar masker.

Masker yang dibuat dari kain ini bisa langsung membunuh virus Corona secara instan begitu virus menyentuh kain. Teknologi ini telah dipatenkan oleh Vomaris Innovations Inc. dan telah digunakan untuk pembalut luka.

"Dengan semua yang terjadi saat ini, saya ingin teknologi ini keluar karena saya ingin orang yang lebih pintar dari saya untuk mengambil prinsip ini dan membuatnya menjadi solusi produktif yang bisa membantu orang banyak," kata Sen.



Simak Video "Bantuan 7 Ribu APD dan 4 Ribu Masker Telah Tiba di Bali"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fay)