NASA Disebut Temukan Dunia Paralel, Ini Faktanya

NASA Disebut Temukan Dunia Paralel, Ini Faktanya

Fino Yurio Kristo - detikInet
Sabtu, 23 Mei 2020 03:05 WIB
Dunia Paralel
Ilustrasi. Foto: Instagram/Guido Ruiz
Jakarta -

Media sosial dan situs berita heboh dengan laporan bahwa ilmuwan NASA menemukan dunia paralel yang sangat berbeda dari dunia kita. Informasi tersebut ternyata tidak tepat.

Memang benar bahwa ilmuwan bereksperimen di Antartika menggunakan balon helium raksasa untuk membawa Antarctic Impulsive Transient Antenna atau ANITA milik NASA, gunanya untuk mendeteksi partikel yang tidak sesuai hukum fisika.

Balon tersebut diterbangkan sampai ketinggian 36 kilometer dan mendeteksi partikel energi tinggi, dikenal dengan nama neutrinos, yang secara konstan memborbadir planet kita.

Partikel berenergi rendah bisa langsung menuju Bumi, tapi obyek dengan energi lebih tinggi dihentikan oleh materi solid. Nah, tim ANITA mendeteksi anomali, di mana ada partikel berenergi tinggi yang disebut nau neutrinos, dapat bergerak naik ke atas Bumi.

Maka kemungkinan partikel-partikel ini berjalan dengan waktu berkebalikan atau backward in time, yang disebut menjadi tanda adanya parallel universe, dunia paralel. Padahal kesimpulan itu tidak tepat. Untuk diketahui, fenomena ini sebenarnya sudah terdeteksi sejak tahun 2016.

"Peristiwa tidak biasa ini sudah diketahui dan didiskusikan sejak 2016," kata Ron Ekers, ilmuwan dari lembaga sains Australia, CSIRO.