Kandidat Vaksin Ini Tunjukkan Potensi Besar Sikat Corona

Kandidat Vaksin Ini Tunjukkan Potensi Besar Sikat Corona

Fino Yurio Kristo - detikInet
Selasa, 19 Mei 2020 09:33 WIB
Vaksin virus corona: Enam sudah diuji coba pada manusia, namun tantangannya ada pada produksi massal
Ilustrasi vaksin Corona. Foto: BBC World
Massachusetts -

Perusahaan bioteknologi asal Amerika Serikat, Moderna, mengumumkan kabar menggembirakan. Kandidat vaksin COVID-19 yang telah mereka uji coba pada manusia, membuahkan hasil memuaskan di mana relawan yang disuntik mengembangkan antibodi melawan Corona.

"Ini sungguh kabar baik dan berita yang kami rasa ditunggu-tunggu," sebut Dr Tal Zaks, Chief Medical Officer Moderna. Seandainya studi lebih lanjut berjalan baik, vaksin mungkin saja sudah tersedia pada Januari 2021.

Vaksin Moderna telah diujicoba klinis Phase 1, melibatkan sejumlah kecil relawan dan fokus pada apakah vaksin Corona itu aman dan memicu respons imun.

Moderna yang berbasis di Massachusetts ini memvaksin lusinan partisipan dan mengukur kadar antibodi 8 di antaranya. Delapan orang itu mengembangkan antibodi yang menetralkan COVID-19 ke level seperti atau malah melebihi level antibodi orang yang telah pulih dari Corona.

Antibodi itu terikat pada virus sehingga membuatnya tak bisa menyerang sel manusia. "Kami menunjukkan bahwa antibodi tersebut, respons imun ini, bisa memblokir virus. Saya pikir ini adalah langkah sangat penting pertama dalam perjalanan menuju vaksin," kata Zaks.

Kabar ini disambut baik investor di mana harga saham Moderna naik cukup tinggi. Dikutip detikINET dari CNN, seorang spesialis vaksin yang tidak terlibat dengan Moderna mengakui bahwa hasil itu menggembirakan.

"Itu menunjukkan bahwa tidak hanya antibodinya terikat ke virus, tapi juga mencegah virusnya menginfeksi sel-sel," ujar Dr Paul Offit, anggota National Institutes of Health.

Tapi tentu masih banyak yang harus dilakukan. US Food and Drug Administration telah mengizinkan Moderna memulai trial Phase 2, biasanya melibatkan ratusan orang. Kemudian Phase 3 skalanya lebih besar, direncanakan berlangsung bulan Juli, melibatkan puluhan ribu orang.

Moderna adalah salah satu dari 8 pengembang vaksin COVID-19 yang telah menggelar uji coba pada manusia, menurut data WHO. Lainnya adalah Pfizer dan Inovio asal Amerika Serikat, University of Oxford di Inggris dan 4 lainnya di China.



Simak Video "Kabar Baik, Uji Klinis Vaksin Corona Moderna Fase I Berhasil"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fay)