Amerika Minta China Ungkap Pasien Pertama Corona

Amerika Minta China Ungkap Pasien Pertama Corona

Fino Yurio Kristo - detikInet
Jumat, 08 Mei 2020 10:54 WIB
Mike Pompeo waits to be sworn in as director of the Central Intelligence Agency (CIA) in U.S. Vice President Mike Pences ceremonial office in the Eisenhower Executive Office Building at the White House in Washington, U.S. January 23, 2017.  REUTERS/Jonathan Ernst
Menlu AS, Mike Pompeo. (Foto: REUTERS/Jonathan Ernst)
Washington -

Saling lempar kesalahan antara Amerika Serikat dan China soal asal virus COVID-19 terus berlangsung. Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo, menuturkan pihaknya memerlukan detail dari China tentang 'patient zero' atau pasien pertama yang menderita COVID-19.

"Saya pikir seluruh dunia sudah tahu bahwa ini (virus corona) bermula dan berasal dari sana di Wuhan," kata Pompeo dalam wawancara baru-baru ini seperti dikutip detikINET dari First Post.

Pompeo pun mendesak China untuk membuka dari mana virus itu berasal, apakah dari laboratorium virus di Wuhan dan juga ia ingin tahu siapakah patient zero.

"Penting mengetahui darimana virus itu berasal. Kami ingin tahu jawabannya. Ada bukti asalnya di suatu tempat di sekitar lab itu, tapi bisa saja salah," tambahnya.

"Kita butuh mengetahui jawaban itu. Hal ini penting karena kita perlu tahu dari mana patient zero berasal," cetus Pompeo.

Sebelumnya, Pompeo mengklaim ada bukti kuat virus corona berawal di Wuhan Institute of Virology. "Terdapat bukti besar sekali kalau di sanalah hal ini bermula. Ada jumlah signifikan bukti bahwa ini (virus Corona-red) datang dari laboratorium itu di Wuhan," kata Pompeo.