Dicari Relawan Buat Uji Vaksin Corona, Bayarannya Rp 11 Juta

Dicari Relawan Buat Uji Vaksin Corona, Bayarannya Rp 11 Juta

Fino Yurio Kristo - detikInet
Kamis, 23 Apr 2020 12:32 WIB
Corona virus: vial with pipette in laboratory
Ilustrasi. Foto: Getty Images/iStockphoto/Bill Oxford
London -

Berbagai negara berlomba mencari vaksin mujarab virus corona, termasuk di Inggris. Uji coba calon vaksin segera digelar dan relawan yang mau bergabung akan mendapatkan bayaran lumayan.

Uji coba vaksin corona di Inggris antara lain diadakan oleh Imperial College NHS Trust dan akan bertempat di 4 kota, yaitu Bristol, Thomas Valley, Southampton dan London. "Tujuan dari studi ini adalah tes vaksin baru melawan COVID-19 ke relawan sehat," sebut mereka.

Ilmuwan di Imperial College bakal mencari tahu apakah orang sehat bisa dilindungi memakai vaksin yang mereka kembangkan, ChAdOx1 nCoV-19. Harapannya bisa diketahui keamanan vaksin tersebut dan apakah bisa memicu respons imun melawan corona.

Gejala-gejala yang muncul setelah vaksin disuntik bakal diamati seksama. Waktu trial adalah selama 6 bulan di mana para relawan wajib mengunjungi klinik 4 sampai 6 untuk mengetahui perkembangan mereka.

Dikutip detikINET dari Mirror, total akan direkrut 1.112 relawan. Tentu akan ada efek samping tapi diklaim takkan membahayakan para relawan.

"Efek samping yang umum adalah warna merah ringan dan bengkak di sekitar titik suntikan. Anda mungkin merasakan gejala mirip flu dalam 24 jam setelah vaksinasi. Itu biasanya akan sembuh dalam 48 jam," cetus mereka.

Para relawan bakal mendapatkan sedikit bayaran sebagai ganti ongkos transportasi dan waktu mereka. Tergantung di mana tempat tinggalnya, mereka akan menerima uang senilai 190 sampai 625 Poundsterling atau di kisaran Rp 11 juta.

Relawan harus memenuhi beberapa syarat selain tentunya berkewarganegaraan Inggris. Sebut saja berumur antara 18 sampai 55 tahun, sehat, tidak terinfeksi corona dan tidak sedang atau berencana hamil selama uji coba.



Simak Video "Indonesia Kantongi Lebih dari 141 Juta Dosis Vaksin COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fay)