NASA Ingin Ubah Bulan Jadi Seperti Death Star di Star Wars

NASA Ingin Ubah Bulan Jadi Seperti Death Star di Star Wars

Virgina Maulita Putri - detikInet
Jumat, 10 Apr 2020 06:03 WIB
teleskop di Bulan
NASA Ingin Ubah Bulan Jadi Seperti Death Star di Star Wars (Foto: Saptarshi Bandyopadhyay)
Jakarta -

NASA baru saja memberikan hibah untuk sejumlah proyek luar angkasa baru yang inovatif. Salah satunya proyek untuk membangun teleskop radio berdiameter 1 km di dalam kawah Bulan. Jadi mirip Death Star di Star Wars deh.

Dikutip detikINET dari Science Alert, Jumat (10/4/2020) proyek tersebut bernama Lunar Crater Radio Telescope (LCRT) yang dikembangkan oleh Saptarshi Bandyopadhyay, seorang ahli teknologi robotik di Jet Propulsion Laboratory.

Teleskop radio ini akan ditempatkan di sisi terjauh Bulan. Lokasi ini dipilih karena teleskop tersebut akan mampu mengukur wavelength dan frekuensi yang tidak bisa dideteksi dari Bumi, karena tidak terhalang oleh ionosphere atau suara mengganggu lainnya yang datang dari Bumi.

"LCRT bisa memungkinkan penemuan ilmiah yang sangat besar dalam bidang kosmologi dengan mengamati jagad raya awal di pita 10-50m wavelength (pita frekuensi 6-30MHz), yang belum dijelajahi oleh manusia hingga saat ini," tulis Bandyopadhyay dalam keterangannya.

Rencana pembangunannya akan melibatkan robot penjelajah di Bulan. Robot ini akan memasang jala kawat sepanjang 1 km di kawah Bulan yang berdiamater 5 km.

Konsep LCRT yang dikembangkan BandyopadhyayKonsep LCRT yang dikembangkan Bandyopadhyay Foto: Saptarshi Bandyopadhyay

Receiver yang ditempatkan di tengah kawah akan melengkapi sistem ini. Semua fungsinya akan bisa dijalankan secara otomatis tanpa memerlukan bantuan operator manusia.

Proyek teleskop bulan ini merupakan satu dari 23 proyek yang mendapatkan dana hibah bernilai total USD 7 juta dari NASA Inovative Advanced Concepts (NIAC). Untuk fase pertama ini masing-masing proyek mendapatkan USD 125 ribu yang digunakan untuk mengembangkan ide ini selama sembilan bulan.

Saat ini, proyek LCRT masih dalam tahap awal pengembangan, dan masih belum jelas kawah mana yang hendak digunakan sebagai lokasi pengembangan. NASA juga menegaskan bahwa proyek dalam program ini bukan misi resmi NASA dan membutuhkan puluhan tahun untuk dikembangkan.

Tapi jika Bandyopadhyay dan timnya berhasil mengembangkan dan membangun teleskop ini, maka LCRT akan menjadi teleskop radio terbesar di jagad raya. Saat ini teleskop radio terbesar di Bumi adalah Five-hundred metre Aperture Spherical Telescope (FAST) yang berdiameter 500 meter.

Uniknya, rencana memanfaatkan kawah di Bulan ini dikomentari media Inggris sebagai mirip Death Star di film Star Wars. Death Star juga punya cekungan yang dimanfaatkan sebagai meriam raksasa.



Simak Video "NASA Sebut Teleskop James Webb Bakal Ungkap Rahasia Semesta"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fay)