Teleskop Terbesar di Dunia Dikerahkan Cari Alien

Teleskop Terbesar di Dunia Dikerahkan Cari Alien

Virgina Maulita Putri - detikInet
Kamis, 09 Apr 2020 06:01 WIB
Teleskop raksasa Cina mulai fase pengujian
Teleskop Terbesar di Dunia Dikerahkan untuk Cari Alien Foto: BBC Magazine
Jakarta -

Five-hundred-meter Aperture Spherical radio Telescope (FAST) mulai beroperasi di China secara resmi pada Januari 2020. Tapi sejak beberapa tahun sebelumnya, teleskop radio single aperture terbesar di dunia ini sudah melakukan ratusan penemuan.

Bahkan studi terakhir yang dilakukan oleh tim ilmuwan dari Chinese Academy of Sciences (CAS) menyimpulkan teleskop ini memiliki kegunaan lain yaitu mencari kehidupan alien!

Studi ini dipimpin oleh Di Li dari CAS Key Laboratory of Fast dan hasil penelitiannya baru saja diterbitkan di jurnal Astronomy and Astrophysics. Tim yang tergabung dalam penelitian ini termasuk anggota dari FAST Collaboration, CAS, University of California Berkeley, SETI Institute dan lain-lain.

Dalam studi tersebut dijelaskan beberapa keunggulan yang dimiliki FAST untuk mencari kehidupan lain di tata surya. Karena permukaan utamanya yang mencapai 500 meter, FAST saat ini merupakan teleskop radio terbesar di dunia dan bisa mengakses area langit yang lebih luas dibanding teleskop Arecibo di Puerto Riko.

"Keunggulan utama FAST adalah area pengumpulan efektifnya. Bersamaan dengan receiver berteknologi tinggi, FAST menyediakan keunggulan terhadap sumber poin, yang merupakan sinyal SETI," kata Li kepada Universe Today seperti dikutip detikINET, Kamis (9/4/2020).

Teleskop FAST juga dibangun dengan kemungkinan untuk membantu riset pencarian alien atau search for extraterrestrial intelligence (SETI). Untuk itu Breakthrough Listen Initiative (BLI) bekerjasama dengan National Astronomical Observatories (NAOC) pada 2016 agar FAST bisa bergabung dengan jaringan teleskop lainnya.

BLI sendiri merupakan proyek USD 100 juta untuk mencari kehidupan di dunia lain. Saat ini proyek tersebut mengandalkan tiga teleskop yaitu Green Bank Telecope, Parkes Radio Telescope dan Automated Planet Finder.

Keunggulan FAST lainnya adalah receiver 19 beam miliknya yang bisa meningkatkan sudut pandangnya. Jumlah ini jauh lebih besar dibanding 7 beam yang digunakan teleskop Arecibo dan 13 beam yang digunakan teleskop Parkes, dan keduanya telah memberi kontribusi besar dalam survei pencarian alien.

Teleskop FAST juga dilengkapi dengan hardware, software dan jaringan terbaru. Teknologi baru ini memungkinkan FAST untuk mengumpulkan banyak data untuk beberapa tujuan sekaligus.

Li dan timnya juga sudah memikirkan apa yang ingin dicari oleh FAST. Salah satunya meneliti exoplanet yang telah ditemukan oleh satelit TESS milik NASA dengan harapan menemukan komunikasi extraterrestrial.

"Selain pencarian buta, kami akan menargetkan planet TESS dan galaksi Andromeda. FAST cukup sensitif untuk mendeteksi teknologi mirip manusia di planet TESS, misalnya dunia dengan radar yang lebih kuat dibanding Arecibo," jelas Li.

"Untuk jarak Andromeda, FAST bisa mendeteksi Kardashev type II atau kehidupan yang lebih kuat," pungkasnya.

Mau tau sebenarnya Bumi ini bulat atau datar? Yuk dengerin pembahasannya di podcast Obat Gaptek di bawah ini

(vmp/fay)