Kenekatan Membuktikan Bumi Datar Berujung Maut

Kenekatan Membuktikan Bumi Datar Berujung Maut

Fino Yurio Kristo - detikInet
Senin, 24 Feb 2020 10:00 WIB
Mike Hughes, sang penganut bumi datar
Mike Hughes, penganut Bumi Datar yang nekat. Foto: Facebook
Jakarta -

Mike 'Mad' Hughes adalah sosok lumayan terkenal di antara penganut Bumi Datar. Terutama karena kenekatannya, di mana dia bertekad terbang dengan roket buatan sendiri untuk membuktikan bahwa Bumi tidak bulat seperti kata sains.

"Saya akan membungkam mulut mereka (yang percaya Bumi itu bulat)," kata Mike beberapa waktu silam. Ia mengatakan NASA sudah dikendalikan oleh 'relawan Bumi bulat', dan Elon Musk membuat roket palsu dari balon udara.

Pria berusia 64 tahun ini berjanji pada komunitas Bumi datar bahwa ia akan menampakkan teori ini dengan roket tenaga uapnya tersebut, meskipun ia mengaku harus belajar lebih banyak tentang roket secara teknis.

Tantangan lain adalah minim pendanaan karena meski sudah membuka donasi online, hanya sedikit yang menyumbang. Namun, Hughes menyatakan bukan berarti ia tidak mengerti sama sekali mengenai roket.

Ia mengklaim sudah bertahun-tahun bereksperimen untuk membuatnya. Pada 2014 pun dia berhasil membuat roket berawak pertamanya, walaupun hanya yang dapat terbang sejauh 400 m.

"Mereka (NASA) belum pernah mengirim manusia ke luar angkasa. Sudah ada 20 badan antariksa di Amerika, tapi saya yang akan menempatkan manusia ke dalam roket dan meluncurkannya," ujar Mike.

Kenekatan Membuktikan Bumi Datar Berujung Maut