7 Fakta Menarik tentang Lubang Hitam - Halaman 2

7 Fakta Menarik tentang Lubang Hitam

Rachmatunnisa - detikInet
Selasa, 11 Feb 2020 06:01 WIB
Lubang hitam raksasa mungkin mengintai di lebih banyak jantung galaksi daripada yang selama ini kita perkirakan. (Foto: NASA, ESA, D Coe, J Anderson, R. van der Marel, STScI)
7 Fakta Menarik tentang Lubang Hitam. Foto: NASA, ESA, D Coe, J Anderson, R. van der Marel, STScI

5. Terbentuk dari bintang masif yang mati

Ketika sebuah bintang seperti Matahari akhirnya mati, bahan bakar nuklir yang membakarnya perlahan-lahan akan memudar menjadi bintang putih. Namun hal itu tidak akan terjadi pada bintang yang lebih besar.

Ketika bintang-bintang masif kehabisan bahan bakar, gravitasi akan membanjiri bintang dan kehilangan bentuknya yang stabil dan terjadilah ledakan supernova. Ledakan ini terjadi bila gravitasi bintang menjadi sangat kuat sehingga menghancurkan dirinya sendiri.

Inti Matahari yang tersisa hanya meninggalkan gravitasi yang sangat besar, yang akan menghisap seluruh benda yang ada di sekitarnya. Selanjutnya, inti ini kemudian menjadi lubang hitam.

6. Lubang hitam bukan obyek abadi

Meski lubang hitam memiliki kekuatan dahsyat, ternyata seiring berjalannya waktu, obyek ini bisa lenyap. Penemuan mengejutkan ini diprediksi pertama kali oleh fisikawan Stephen Hawking pada 1974. Sesuai namanya, fenomena ini dinamakan radiasi Hawking.

Radiasi Hawking memecah massa lubang hitam ke ruang angkasa di sekitarnya sepanjang waktu hingga tak ada energi yang tersisa dari lubang hitam itu sendiri. Radiasi Hawking juga dikenal dengan nama penguapan lubang hitam.

7 Fakta Menarik tentang Lubang HitamFoto: Getty Images

7. Apa jadinya jika manusia terhisap?

Ini adalah salah satu pertanyaan paling menarik dan sering dilontarkan terkait dengan lubang hitam. Apa jawabannya? Misalnya kalian terhisap ke lubang hitam seukuran Bumi, tubuh kalian akan terlihat seperti pasta gigi yang mencuat dari wadahnya, memanjang dan meregang.

Sir Martin Rees, seorang ahli astronomi asal Inggris, menyebut fenomena ini dengan nama Spaghettification. Kalau kalian masih hidup ketika terhisap ke dalamnya, kalian akan mengalami pembengkokan ruang-waktu dan dapat menyaksikan segala hal yang terhisap ke dalam lubang tersebut sebelum dan sesudah terhisapnya kalian. Ini artinya, kalian akan dapat menyaksikan seluruh asal usul alam semesta, mulai dari Big Bang hingga akhir riwayat alam semesta itu sendiri.

(rns/fay)