Jumat, 24 Jan 2020 16:28 WIB

Mumi 3.000 Tahun Mengeluarkan Suara

Virgina Maulita Putri - detikInet
Mumi 3.000 Tahun Kembali Bersuara, Seperti Apa? (Leeds Teaching Hospitals/Leeds Museums and Galleries)
Jakarta -

Ilmuwan berhasil menghidupkan kembali suara milik mumi Mesir berusia 3.000 tahun. Suara ini dihasilkan menggunakan sejumlah teknologi yang dicetak secara 3D.

Mumi yang dimaksud adalah Nesyamun, seorang pendeta yang hidup di era firaun Ramses XI, antara tahun 1099 dan 1069 Sebelum Masehi. Sebagai pendeta Mesir kuno, Nesyamun pasti membutuhkan suara yang kencang untuk kegiatan ritualnya, yang mencakup menyanyi.

Karena tubuhnya diawetkan dengan sangat baik, mumi Nesyamun menjadi subjek untuk banyak investigasi dan penelitian. Termasuk penelitian untuk menghidupkan kembali suara Nesyamun.

Dilansir detikINET dari Cnet, Jumat (24/1/2020) penelitian ini merupakan kolaborasi dari ilmuwan Inggris dan Jerman. Menggunakan CT scan tubuh Nesyamun, mereka mencetak saluran vokalnya menggunakan printer 3D.

CT scan ini digunakan untuk memvisualisasikan laring dan tenggorokan mumi Nesyamun di komputer. Visualisasi ini memungkinkan mereka untuk menciptakan model 3D dari saluran vokal Nesyamun yang kemudian ditempatkan di atas pengeras suara yang meniru suara yang bisa dikeluarkan oleh laring manusia.

Perlu dicatat ilmuwan hanya menciptakan kembali satu suara vokal, dan tidak membuat Nesyamun berbicara dengan kata atau kalimat panjang. Suara yang dikeluarkan oleh terdengar seperti huruf vokal yang mirip seperti kata bahasa Inggris 'bed' atau 'bad'.

[Gambas:Youtube]

"Kami mendengar suara seperti huruf vokal yang mungkin akan keluar dari mulut Nesyamun jika mulutnya berada di posisi saat ini dan dia jika ia masih hidup," kata teknisi elektronik Royal Holloway University of London, David Howard.

"Vokal dalam berbagai bahasa bisa berbeda, dan lidahnya telah kehilangan sebagian besar bentuknya selama bertahun-tahun, tetapi suaranya cukup akurat untuk bentuk saluran vokal yang masih ada," sambungnya.

Ini merupakan proyek pertama yang berhasil menciptakan kembali suara orang yang telah mati lewat cara buatan. Ke depannya, ilmuwan berharap bisa menggunakan model ini untuk menciptakan kalimat penuh menggunakan suara Nesyamun.

Dihidupkannya kembali suara mumi Nesyamun juga berhasil mengabulkan permintaannya agar suaranya bisa terdengar lagi setelah mati. Profesor arkeologi di University of York, Joann Fletcher mengatakan impian ini merupakan bagian dari kepercayaannya.

"Itu sebenarnya sudah tertulis di peti matinya - itu yang ia inginkan. Di satu sisi, kami telah berhasil mewujudkan keinginan itu," kata Fletcher kepada BBC.



Simak Video " Liverpool Ketar-ketir, Mesir Mainkan Salah di Olimpiade 2020"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fay)