Minggu, 19 Jan 2020 22:02 WIB

Teknologi untuk Hidup Abadi

Miliuner Rusia Klaim Bisa Ciptakan Manusia yang Hidup Kekal

Fino Yurio Kristo - detikInet
Miliuner asal Rusia Dmitry Itskov klaim temukan cara hidup kekal. Foto: BBC
Jakarta - Sebagian orang mendambakan bisa hidup abadi. Seperti miliuner asal Rusia bernama Dmitry Itskov ini. Dia mengklaim tahu kuncinya dan meluncurkan proyek ambisius bernama 2045 Initiative untuk menciptakan manusia yang bisa hidup selamanya.

Proyek yang melibatkan ahli saraf, robotika dan pakar kesadaran manusia itu menargetkan hidup abadi bisa dicapai manusia dalam 30 tahun mendatang. Caranya dengan menciptakan robot yang dapat menyimpan kepribadian.



"Para ilmuwan menyebutnya sebagai upload atau transfer pikiran. Sedangkan saya lebih suka menyebutnya sebagai transfer kepribadian," kata Dmitry yang dilaporkan berharta USD 1 miliar dari hasil bisnis media ini, dikutip detikINET dari Telegraph.

Ia dan timnya meyakini robot bisa menyimpan pikiran dan perasaan seseorang karena otak berfungsi dengan cara yang sama seperti komputer. Nantinya, versi digital dari pikiran akan di-upload ke robot yang meniru wujud manusia atau mungkin hologram.

Dmitry yang sekarang berusia 35 tahun menyatakan ia seratus persen yakin proyek ambisius ini bakal berhasil. Langkah pertama adalah dengan menciptakan robot yang bisa dikendalikan oleh pikiran manusia.

Miliuner Rusia Klaim Bisa Ciptakan Manusia yang Hidup Kekal Proyek menciptakan manusia yang bisa hidup kekal ala Dmitry Itskov.


Banyak yang meragukan ambisi Dmitry akan jadi kenyataan, bahwa adalah tidak mungkin untuk melakukan hal semacam itu. Tapi ia jalan terus dan telah menghabiskan jutaan dolar demi kelangsungan proyeknya.

"Kita mungkin mengimplementasikan karakteristik seseorang dan beberapa pengalaman hidupnya ke robot android, dan android itu kemudian akan menjadi orang itu ketika ia meninggal. Maka jika kita mau, kita bisa hidup di masyarakat selamanya," yakinnya.



Salah satu yang skeptis dengan Dmitry adalah Miguel Nicolelis, pakar otak manusia. "Sederhana saja, itu tidak bisa dilakukan. Ini adalah proyek buang-buang waktu dan uang," ketusnya.

Simak Video "Postingan Perdana Ratu Elizabeth di Instagram"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/rns)