Senin, 28 Okt 2019 12:27 WIB

Mungkinkah Manusia Tinggal di Mars? Ini Kata Profesor

Aisyah Kamaliah - detikInet
Mungkinkah manusia tinggal di Mars? Foto: NASA Mungkinkah manusia tinggal di Mars? Foto: NASA
Jakarta - Steve Squyres adalah veteran untuk urusan meneliti Mars. Dia adalah ketua ilmuwan Opportunity dan Spirit dari Cornell University, proyek robot yang ada di Mars. Lantas, apa pendapatnya soal membangun kehidupan di Planet Mars?

"Pendapat saya soal ini adalah tidak, saya pikir tidak," jawab di Penn State University during the Science Writers 2019 conference, dikutip detikInet dari Geek Wire.

Namun bukan berarti orang tidak bisa pergi ke sana untuk 'berwisata'. "Untuk mereka yang super kaya bisa saja melakukan perjalanan ke sana dan kembali," ungkapnya.


Kendati demikian, berdasarkan masalah yang dialami Spirit dan Opportunity selama beroperasi di Planet Merah, ditambah pengalaman Squyres sebagai peneliti di Antartika dan kepulauan Svalbard, Norwegia, ia tidak yakin Mars bisa menjadi tempat untuk membesarkan keluarga karena berbagai pertimbangan salah satunya suhu yang dingin.

"Jika Anda ingin membangun rumah, mendirikan toko, membangun komunitas, membangun kota, tidak ada yang akan menghentikan Anda. Namun, tidak ada yang melakukannya. Mengapa? Antartika adalah tempat yang mengerikan, sungguh. Dan Mars jauh lebih buruk," kata dia.



Melansir Space, atmosfer Mars yang 100 kali lebih tipis dari Bumi terbuat dari 95 persen karbon dioksida selain itu ada banyak debu berwarna di mana-mana.

"Saya jamin, ketika para astronot pertama kembali dari Mars, dan orang-orang berkata, 'Seperti apa rasanya?' Hal pertama yang akan mereka katakan adalah, 'Aku benci debunya," pungkasnya.

Simak Video "Robot InSight Mendarat di Planet Mars Gegerkan Dunia"
[Gambas:Video 20detik]
(ask/ask)