Jumat, 27 Sep 2019 07:58 WIB

Legenda Tinju Dunia Yakin Bumi Datar dan NASA Pakai Gambar CGI

Rachmatunnisa - detikInet
Ilustrasi Bumi bulat dan datar. Foto: Internet Ilustrasi Bumi bulat dan datar. Foto: Internet
FOKUS BERITA Perdebatan Bumi Datar
Jakarta - Mantan juara tinju dunia asal Inggris Carl Froch meyakini bahwa Bumi datar. Tak hanya itu, dia menuding badan antariksa nasional Amerika Serikat (NASA) adalah lembaga bohong-bohongan.

Dia secara tegas menyatakan dirinya tidak percaya Bumi berwujud bulat sampai ada orang seperti Richard Branson (miliuner dan pendiri Virgin Group) meluncurkan penerbangan ke luar angkasa, dan dia bisa melihat bukti dengan mata kepalanya sendiri.



Froch menolak mempercayai bukti yang disodorkan NASA. Dia bahkan menyebut foto-foto luar angkasa yang dirilis NASA adalah penipuan dari hasil olahan teknologi CGI (computer-generated imagery).

"Bumi itu 100% datar. Tidak ada bukti yang menampakkan kelengkungan Bumi dan badan antariksa palsu ini menggunakan gambar CGI. Saya melihat gambar-gambar ini dan berpikir mereka seperti kartun," kata pria 42 tahun ini, seperti dikutip dari Daily Star, Kamis (26/9/2019).

Legenda Tinju Dunia Yakin Bumi Datar dan NASA Pakai Gambar CGI Carl Froch. Foto: Birmingham Mail

Menurutnya, ketika seseorang seperti Richard Branson pergi ke luar angkasa dan mulai menawarkan wisata ke sana, orang-orang baru akan bisa melihat bentuk Bumi seutuhnya. "Akan terlihat lengkungan Bumi dan barulah saya akan percaya kalau Bumi bulat," tegasnya.

Untuk diketahui, para penganut Bumi datar memang percaya teori konspirasi yang menyebutkan NASA memalsukan gambar-gambar Bumi. Sama seperti para penganut Bumi datar lainnya, Froch juga meyakini pendaratan manusia di Bulan pada 1969 adalah bohong.



"Manusia mendarat di Bulan pada 1969 dan 1970. Katanya kita sudah pernah mendarat di sana tiga kali. Saya tidak percaya itu, tapi sebagian orang meyakininya," tutupnya.

Simak Video "Pertanyakan Bentuk Bumi, Astronaut Malaysia: Demi Allah Bumi Itu Bulat"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/fay)
FOKUS BERITA Perdebatan Bumi Datar