Kamis, 26 Sep 2019 09:22 WIB

Donald Trump Ingin NASA ke Mars karena Bulan Tak Menarik

Fino Yurio Kristo - detikInet
Donald Trump. Foto: AP Photo/Jacquelyn Martin Donald Trump. Foto: AP Photo/Jacquelyn Martin
Jakarta - Bulan tidak lagi menarik, kata presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Maka ia ingin agar lembaga antariksa NASA menaklukkan planet Mars.

NASA ditargetkan kembali mendarat di Bulan pada tahun 2024, coba mengulang kesuksesan yang mereka ukir pada tahun 1960-an. Tapi tujuan utamanya menurut Trump adalah menuju ke Mars.

"Kita akan pergi ke Mars," tegas Trump usai bertemu dengan Perdana Menteri Australia, Scott Morrison, baru-baru ini di Gedung Putih.

"Bulan sebenarnya adalah landasan peluncuran. Itulah kenapa kita berhenti d Bulan dulu. Saya katakan, kita sudah selesai dengan Bulan. Itu sudah tidak begitu menarik. Jadi kita akan mendarat di Bulan tapi kita sungguh akan mendarat di Mars," cetusnya.


Dikutip detikINET dari Space.com, Trump memaparkan kalau Bulan menjadi perantara bagi misi antariksa NASA dan tujuan akhirnya adalah Mars.

Sebelumnya, Trump juga menandaskan bahwa Bulan seharusnya tidak lagi menjadi tujuan utama. "Dengan semua uang yang kita keluarkan, NASA seharusnya tidak berbicara soal pergi ke Bulan, kita sudah melakukannya 50 tahun silam," tulis Trump di Twitter.

Administrator NASA, Jim Birdenstine, sepakat dengan Trump. "Bulan itu penting karena menyediakan pijakan untuk menuju ke Mars," katanya.

NASA akan menguji teknologi mereka di Bulan yang dibutuhkan untuk membawa manusia ke Mars. Stasiun Lunar Orbital Platform-Gateway yang akan menjadi semacam markas perantara antara Bumi dan permukaan Bulan adalah salah satu teknologi tersebut.

"Itulah akses kita ke Mars. Apakah Gateway pertama akan membawa kita ke Mars? Memang tidak. Tapi kita harus lebih dulu membuktikan kemampuan teknologi itu," pungkas Jim.


Mimpi Penajam Paser Utara Punya Smart City
(fyk/fay)