Mungkin Ada Hujan di Planet Paling Mirip Bumi - Halaman 2

Mungkin Ada Hujan di Planet Paling Mirip Bumi

Fino Yurio Kristo - detikInet
Sabtu, 14 Sep 2019 10:20 WIB
Halaman ke 2 dari 2
Foto: Digitaltrends

Di sisi lain Benneke memaparkan jika atmosfer K2-18b demikian padat dan menghasilkan kondisi tekanan tinggi yang mungkin mencegah adanya kehidupan seperti di Bumi pada permukaannya. Namun ia tidak menutup kemungkinan ada makhluk hidup walaupun bentuknya tidak familiar.

Timnya meyakini K2-18b adalah planet gas hidrogen dan punya uap air. Maka tidak seperti di Bumi, hujan yang turun akan melalui gas padat tersebut dan menjadi hangat, lalu kembali menguap dan membentuk awan. Begitulah seterusnya.

Berbagai kondisi itu ditambah gravitasi jauh lebih kuat dan derasnya sinar ultraviolet memang membuat K2-18b bukan tempat ideal buat manusia atau hewan seperti di Bumi. Walaupun demikian, terdeteksi adanya air adalah sebuah pencapaian besar bagi dunia astronomi.

"Ini adalah satu-satunya planet saat ini di luar sistem tata surya yang punya temperatur tepat untuk mendukung air, punya atmosfer yang ada airnya, membuatnya menjadi kandidat terbaik soal kemampuan ditinggali yang kita ketahui sejauh ini," kata Angelos Tsiaras dari UCL yang bersaing dengan tim Benneke.

Apapun itu, penemuan K2-18b sangat menarik perhatian astronom dan akan diteliti lagi oleh teleskop masa depan NASA, James Webb Space Telescope serta teleskop ARIEL milik ESA. Teleskop itu mampu mengidentifikasi beragam gas atmosfer, bahkan tanda kimia adanya kehidupan.

Astronom mungkin tak sabar ingin tahu apakah manusia dan kehidupan di Bumi adalah satu-satunya di alam semesta. "Seandainya planet seperti Bumi sangat umum, maka kami bisa mengatakan kehidupan juga sangat umum," kata Tsiaris.



(fyk/krs) (fyk/krs)