Senin, 09 Sep 2019 14:40 WIB

India Temukan 'Bangkai' Vikram di Permukaan Bulan

Agus Tri Haryanto - detikInet
Foto: ISRO Foto: ISRO
Jakarta - India telah menemukan lander Vikram, wahana yang mengalami hilang kontak sehingga gagal melakukan pendaratan di Bulan pada akhir pekan kemarin.

Seperti yang dilaporkan kantor berita Press Trust of India yang dikutip dari Cnet, Senin (9/9/2019), wahana antariksa tersebut diketemukan di permukaan Bulan. Vikram diidentifikasi oleh orbiter dari misi Chandraayaan 2 yang mengelilingi satelit Bumi itu.

Sebagai informasi, misi Chandrayaan 2 membawa tiga muatan yang terdiri dari orbiter, Vikram, dan Pragyaan yang merupakan robotik untuk menjelajahi Bulan. Adapun kutub selatan Bulan yang jadi incaran India dalam misi untuk guna membuktikan keberadaan air, mineral, serta mengukur gempa Bulan.




Kendati sudah ditemukan, sampai saat ini komunikasi di Vikram belum bisa dilakukan dengan tim Indian Space Research Organization (ISRO) yang berada di Bengaluru, India.

"Itu pasti pendaratan yang sulit," ujar Kepala ISRO K. Sivan dengan lugas tanpa menjelaskan lagi kondisi terkini penemuan "bangkai" Vikram ini.




Meski gagal jadi negara keempat di dunia setelah Amerika Serikat, Rusia, dan China yang berhasil mendaratkan wahana antariksanya dengan sukses di Bulan, India akan tetap melakukan penelitian terhadap Bulan dengan memanfaatkan orbiter dari Chandrayaan 2.

Orbiter tersebut memungkinkan negeri Bollywood ini mendapatkan pemahaman baru terkait evolusi dan pemetaan sumber daya di Bulan, khususnya di bagian kutubnya yang belum dijamah.

Diberitakan sebelumnya, ISRO tak mengalami masalah dalam meluncurkan Chandrayaan 2 ari fasilitas Satish Dhawan Space Center di Andhra Pradesh, India, pada 22 Juli kemarin. Chandrayaan, dengan total beban yang dibawanya seberat 3,8 ton, mulus terbang dari Bumi ke Bulan sepanjang 384.400 KM tetapi misi mendarat di permukaan Bulan kandas hanya di 2,1 KM terakhir atau 13 menit setelah Vikram mulai turun ke permukaan Bulan.




Simak Video "Kapal Wisata Terbalik di India, 12 Orang Tewas"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/krs)