Selasa, 28 Mei 2019 17:25 WIB

Temuan di Gunung Api Ethiopia Bisa Gambarkan Kehidupan Mars

Virgina Maulita Putri - detikInet
Foto: (Dave Stamboulis/BBC) Foto: (Dave Stamboulis/BBC)
Jakarta - Mikroba berukuran sangat kecil yang ditemukan di gunung berapi di Ethiopia disebut bisa memberi gambaran tentang bagaimana kehidupan bisa eksis di planet Mars.

Sampel mikroba ini ditemukan oleh peneliti di area sekitar gunung berapi Dallol dan Danakil Depression di utara Ethiopia. Daerah ini merupakan salah satu area terpanas dan paling tidak bisa dihuni di Bumi.




Lingkungan tempat ditemukannya mikroba yang dinamai Nanohaloarchaeles ini memiliki temperatur 89 derajat Celcius dan tingkat keasaman ekstrim dengan pH 0,25. Kondisi ini sama seperti yang ditemukan di planet Mars ketika baru saja terbentuk.

"Ini merupakan lingkungan yang eksotis, multi-ekstrim, dengan organisme yang harue mencintai temperatur tinggi, kandungan garam yang tinggi dan pH yang sangat rendah jika ingin bertahan hidup," kata Lead Researcher dari Astrobiology Center, Felipe Gomez seperti dikutip detikINET dari The Independent, Selasa (28/5/2019).

Nanohaloarchaeles hidup dalam koloni yang padat. Setiap mikroba berukuran 20 kali lebih kecil dibanding bakteri pada umumnya.

Gunung api Dallol terletak 125 meter di bawah permukaan laut. Aktivitas hidrotermalnya muncul dari air yang telah dipanaskan oleh cadangan magma dangkal yang ada di bawah gunung berapi.

Area ini memiliki struktur geokimia yang tidak biasa dan menyerupai lingkungan hidrotermal yang ditemukan di planet Merah, termasuk kawah Gusev yang merupakan tempat robot penjelajah Spirit milik NASA mendarat.




"Hadirnya kehidupan di sumber air panas Dallol memperluas pemahaman kita tentang batas kelayakhunian di Bumi dan sekitarnya," tulis tim peneliti dalam makalahnya.

"Namun, masih dibutuhkan studi lebih lanjut untuk memahami bagaimana bakteri nano ini bertahan hidup di lingkungan yang ekstrem," pungkasnya.


(vim/krs)