Jumat, 03 Mei 2019 12:51 WIB

Buzz Aldrin Ingin Manusia Pindah ke Mars

Virgina Maulita Putri - detikInet
Foto: BBC Magazine Foto: BBC Magazine
Jakarta - 50 tahun yang lalu, Buzz Aldrin menjadi orang kedua yang menjejakkan kakinya di Bulan. Kini Aldrin merasa Bulan tidak lagi cukup menjadi target eksplorasi luar angkasa, dan ia meminta Amerika Serikat untuk mengalihkan perhatiannya ke planet Mars.

Dalam editorialnya untuk The Washington Post, Aldrin bahkan tidak ingin hanya menjelajahi Mars menggunakan kendaraan dan robot. Ia ingin agar manusia segera membangun koloni di planet merah tersebut.




"Mars sedang menunggu untuk dijelajahi, bukan oleh robot pintar dan rover - meskipun saya mendukung misi tanpa awak NASA - tapi dengan pria dan wanita yang hidup, bernafas, berjalan, berbicara, peduli dan berani," tulis Aldrin seperti dikutip detikINET dari Newsweek, Jumat (3/5/2019).

Aldrin mengatakan bahwa ia berterima kasih atas komitmen pemerintahan Presiden Donald Trump untuk memulai kembali misi berawak menuju Bulan. Tapi, menurutnya misi ke Bulan tidak seharusnya menjadi tujuan utama, melainkan sebagai batu loncatan untuk misi menuju Mars.

Walaupun saat ini misi berawak menuju Mars terlihat masih sulit untuk dicapai, Aldrin mengatakan bahwa AS selalu berhasil membuat fantasi menjadi kenyataan. Ia pun mencontohkan misi Apollo yang berhasil mendaratkan manusia ke Bulan.



Aldrin menekankan bahwa sifat manusia mendorong kita untuk menjelajahi luar angkasa lebih dalam lagi. Bahkan kelangsungan hidup manusia bergantung pada misi antariksa ini.

"Sederhananya: Kita menjelajahi, atau kita tamat. Itulah mengapa kita harus melanjutkannya," tulis Aldrin.

"Semua ini dapat dicapai untuk manusia yang hidup saat ini, tapi ini dimulai dengan langkah selanjutnya yang kompak," pungkasnya.


(vim/krs)