Selasa, 19 Feb 2019 15:23 WIB

Mufti Malaysia: Teori Bumi Datar Salah Arah

Rachmatunnisa - detikInet
Mufti Malaysia menegaskan bahwa teori Bumi datar sudah salah arah. (Foto: Ilustrasi Kiagus/detikcom) Mufti Malaysia menegaskan bahwa teori Bumi datar sudah salah arah. (Foto: Ilustrasi Kiagus/detikcom)
Jakarta - Mufti atau pemuka agama Islam asal Malaysia, Datuk Zulkifli Mohamad al-Bakri, mengatakan teori Bumi datar sudah salah arah.

Dikatakannya, sudah banyak konsensus tak terbantahkan yang dikemukakan para cendekiawan dan astronom Islam bahwa planet kita berbentuk bulat.

Mufti Zulkifli menyebutkan, karena konspirasi yang berkembang ini, lembaga yang dipimpinnya dibanjiri pertanyaan mengenai Bumi datar. Menurutnya, kepercayaan yang keliru bahwa Bumi berbentuk datar ibarat kanker yang menggerogoti masyarakat.

"Kami menekankan bahwa alam Bumi kita berbentuk bulat. Penolakan terhadap sifat bulat Bumi adalah pendapat yang salah arah, bahkan menentang kesepakatan para cendekiawan yang tak terbantahkan," kata Mufti Zulkifli dalam pernyataan resminya yang dikutip dari Malay Mail, Selasa (19/2/2019).




Dia kemudian mengutip ayat Alquran surat Az Zumar ayat 5 (39:5) yang artinya adalah sebagai berikut:

"Dia menciptakan langit dan bumi dengan (tujuan) yang benar; Dia menutupkan malam atas siang dan menutupkan siang atas malam dan menundukkan matahari dan bulan, masing-masing berjalan menurut waktu yang ditentukan. Ingatlah Dia-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Pengampun."

Mufti Zulkifli juga memberikan daftar panjang penafsiran cendekiawan Islam tentang mengapa Bumi bulat, meskipun beberapa ayat Alquran yang dapat dipahami mengatakan bahwa bumi itu datar di alam.

Tak cukup sampai di situ, Mufti Zulkifli juga mengutip astronot pertama Malaysia Datuk Dr Sheikh Muszaphar Shukor Sheikh Mustapha, yang baru-baru ini mengatakan bahwa Bumi memang berbentuk bola, meski lebih seperti bulat telur.

Seperti penjelasan astronot, bola adalah model paling sederhana dari bentuk Bumi. Planet ini memang bukan bidang yang sempurna dengan jari-jari bervariasi antara 6.353 km dan 6.384 km. Tidak ada bola sempurna yang dapat ditemukan di alam.

Pernyataan resmi Mufti Zulfikli merupakan respons atas keriuhan yang dimulai oleh seorang penyanyi nasyid Suhaimi Saad.

Suhaimi dikenal dengan teori konspirasinya dan memancing perdebatan di dunia maya karena meminta astronot Dr Sheikh Muszaphar bersumpah atas apa yang diucapkannya bahwa Bumi tidak rata.




Ini bukan kali pertama Suhaimi menuai kontroversi. Pada 2016, dia juga dengan bangga menyamakan dirinya dengan gerakan anti-vaksin dan mengatakan bahwa tidak ada satu pun dari empat orang anaknya diimunisasi.

Menanggapi mereka yang termakan konspirasi Bumi datar, lembaga mufti Malaysia mengingatkan bahwa pemahaman manusia tentang alam berbeda, dikarenakan manusia memiliki kerterbatasan pada panca indera mereka sendiri.

"Namun, kemajuan dan evolusi pengetahuan dan teknologi ilmiah telah membantu manusia dalam memberikan penjelasan komprehensif tentang kehidupan manusia itu sendiri," sebut mereka.


Tonton juga video 'Alasan dari Penganut Bumi Datar yang Masuk Akal':

[Gambas:Video 20detik]


Mufti Malaysia: Teori Bumi Datar Salah Arah
(rns/krs)