Senin, 08 Okt 2018 18:17 WIB

SpaceX-nya Elon Musk Bikin Pencapaian Baru

Muhamad Imron Rosyadi - detikInet
Roket Falcon 9 milik SpaceX sedang berada di Vandenberg Air Force Base. Foto: Twitter/SpaceX Roket Falcon 9 milik SpaceX sedang berada di Vandenberg Air Force Base. Foto: Twitter/SpaceX
Jakarta - SpaceX kembali sukses meluncurkan roketnya ke orbit, sekaligus mengembalikan pendorongnya ke Bumi, pada Minggu malam waktu Amerika Serikat (AS). Berbeda dengan peluncuran-peluncuran sebelumnya, ada satu pencapaian baru yang ditorehkan oleh perusahaan antariksa besutan Elon Musk tersebut.

Untuk pertama kalinya, SpaceX berhasil mendaratkan pendorong roketnya selain di Cape Canaveral, Florida, AS, maupun drone ship yang mengambang di Samudra Pasifik. Lantas, di mana perusahaan yang berdiri pada 2002 itu mendaratkan pendorong roketnya?
Adalah Vandenburg Air Force Base yang menjadi lokasinya. Fasilitas milik Angkatan Udara AS itu berada di Pesisir Barat Negeri Paman Sam, tepatnya di Lompoc, California.

Sebenarnya, SpaceX sudah lama menginginkan untuk mendaratkan pendorong roketnya di sana sejak mengambil alih satu landasan pada 2015 lalu. Perizinan jadi salah satu faktor yang menghambatnya, sebelum akhirnya dituntaskan pada musim panas tahun ini.

Ini menjadi lokasi pendaratan di atas tanah kedua milik SpaceX. Selain di sana, SpaceX menggunakan fasilitas di Cape Canaveral, Florida, dan sudah mendaratkan pendorong roket Falcon 9 sebanyak 11 kali di dua landasan yang dimilikinya.







Misinya kali ini sendiri adalah mengorbitkan SAOCOM 1A milik badan antariksa Argentina. Satelit tersebut akan berada lebih dari 600 km di atas permukaan Bumi dan melakukan observasi terhadap Planet Biru tersebut.
SAOCOM 1A dilengkapi dengan radar untuk menjalankan tugasnya dalam memberikan respons terhadap keadaan darurat serta bencana alam. Selain itu, ia juga akan mengirimkan informasi mengenai kelembapan tanah untuk industri pertanian dan perkebunan.

Nantinya, ia akan ditemani oleh SAOCOM 1B yang juga akan diluncurkan oleh Falcon 9. Dijadwalkan, satelit tersebut bakal meluncur pada 2019, sebagaimana detikINET kutip dari The Verge, Senin (8/10/2018).

(mon/krs)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed